Da’i kini harus gaul di medsos, dakwah ke lapangan

Pelatihan Da’i Dayah. Foto dok Pemkab Abdya.
Aceh Barat Daya (Aentenews) – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, mengingatkan para Da”i tidak lagi berdakwah di mimbar Masjid atau Meunasah, tepai harus merambah ke ruang digital, media sosial dan berbagai platform virtual yang digandrungi generasi zaman now atau generasi milenial dan gen Z.
“Dai zaman now harus gaul di medsos, tidak kaku dan turun kel apangan berdakwah,” Zaman Akli menutup pelatihan kaderisasi Da’i dan Da’iyah di Aula Masjid Agung Baitul Ghafur, Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya Kamis (24/9/2026).
Ia mengatakan, bekal materi dan metode yang diperoleh selama pelatihan harus dijadikan modal utama untuk memperluas jangkauan syiar,” katanya.
Zaman Akli mengingatkan para peserta bahwa tantangan dakwah di era modern semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi, arus globalisasi, serta masuknya berbagai pengaruh budaya luar menuntut para pendakwah untuk mampu beradaptasi dan berinovasi.
Ia mendorong para da’i dan da’iyah untuk mengedepankan pendekatan yang komunikatif, dialogis, serta penuh kasih sayang, khususnya saat merangkul kalangan milenial dan generasi Z.
“Pegang teguh esensi dakwah Rasulullah SAW, yaitu mempermudah, menyampaikan kabar gembira, dan mempersatukan umat. Jadilah penyejuk di tengah dinamika sosial serta garda terdepan dalam membentengi masyarakat dari penyimpangan akidah maupun dekadensi moral,” ucapnya.
Wabup berpesan agar para peserta tidak berhenti menuntut ilmu meski pelatihan telah usai. Menurutnya, penutupan pelatihan justru menjadi awal bagi para peserta untuk mengabdikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat.
Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Dayah Abdya tersebut telah berlangsung sejak 2 hingga 24 September 2026. Sebanyak 300 peserta dari berbagai kalangan merampungkan program pembinaan ini yang terbagi dalam tiga gelombang pelatihan.
Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi da’i dan da’iyah yang tidak hanya memiliki bekal ilmu keagamaan, tetapi juga mampu menyampaikan pesan Islam secara baik serta hadir di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai agama yang menyejukkan.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyelesaikan pelaksanaan pelatihan da’i dan da’iyah ini dengan penuh kesungguhan. Langkah ini menjadi upaya kita memperkuat keagamaan sekaligus menyiapkan kader pendakwah yang berkontribusi nyata bagi masyarakat,” de mikian kata Zaman Akli.
Aentenews by Ampelsa




