Dinkes Aceh kerahkan tim vaksinasi ke 9 daerah, ada apa?

Foto Ist
Banda Aceh (Aentenews) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian vektor penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota, tujuannya untuk meningkatkan kekebalan masyarakat serta memperkuat pencegahan penyakit menular, khususnya campak, pascabencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh, dr Iman Murahman menjelaskan imunisasi tambahan bagi daerah terdampak bencana telah dimulai sejak 5 Januari 2026.
Langkah ini dilakukan menyusul ditemukannya kasus campak di beberapa daerah dengan cakupan imunisasi yang masih perlu ditingkatkan.
“Imunisasi bertujuan melindungi anak dari penyakit berat sekaligus membentuk kekebalan kelompok,” kata Iman pada 19 Januari 2026.
Menurutnya, intervensi lapangan menjadi penting untuk melindungi kelompok rentan seperti bayi, balita, dan anak usia sekolah dari risiko penularan penyakit.
Ia menambahkan, total sebanyak 152 personel dikerahkan untuk Tim Imunisasi Tambahan Campak Batch II dan 35 personel untuk Tim Pengendalian Vektor.
“Pengerahan tim ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit menular serta menekan potensi kejadian luar biasa di wilayah terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, SKM, M.Kes., menyampaikan bahwa pengiriman tim melalui Posko Health Emergency Operation Center (HEOC) merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat Aceh.
Tim Pengendalian Vektor Penyakit Menular ditugaskan ke Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang. Kegiatan yang dilakukan meliputi surveilans vektor, edukasi masyarakat, serta pengendalian lingkungan guna menekan risiko penyakit berbasis lingkungan.//Redaksi.




