DuniaHumaniora

Fase pemulangan gelombang II dari Madinah, 48 persen jemaah telah tiba di Tanah Air

Makkah (Aentenews) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyatakan fase pemulangan gelombang ke dua jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Tanah Air  sudah mencapai 48 persen.

Hingga Selasa (16/6/2026), sebanyak 261 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dengan jumlah 101.391 jemaah dan 1.042 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah diterbangkan menuju Indonesia mencapai 102.433 orang.

Sementara itu, sebanyak 253 kloter telah tiba di tanah air dengan jumlah 98.487 jemaah dan 1.010 petugas. Total kedatangan jemaah dan petugas haji Indonesia yang telah tiba di berbagai embarkasi mencapai 99.497 orang.

Untuk pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah, hingga hari ini telah diberangkatkan sebanyak 157 kloter yang terdiri atas 60.242 jemaah dan 628 petugas. Total jemaah dan petugas yang telah tiba di Madinah mencapai 60.870 orang.

Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia sampai hari ini berjumlah 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, menjelaskan bahwa dimulainya penerbangan Gelombang II dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menjadi tonggak penting dalam fase pemulangan jemaah tahun ini.

“Hari ini menjadi penanda dimulainya fase kepulangan jemaah Gelombang II dari Madinah menuju Indonesia. Kami memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Maria.

Menurutnya, Kemenhaj bersama seluruh petugas haji di Daerah Kerja Madinah terus mengoptimalkan layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga layanan bandara guna memastikan proses kepulangan berjalan lancar hingga kloter terakhir.

Kemenhaj juga mengimbau seluruh jemaah yang saat ini berada di Madinah agar memberikan perhatian khusus terhadap dokumen perjalanan, terutama paspor. Jemaah diminta memastikan paspor tersimpan dengan aman dan mudah diakses selama proses kepulangan.

“Paspor merupakan dokumen utama yang harus dijaga hingga jemaah tiba kembali di Indonesia. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan baik dan tidak tertinggal,” katanya.

Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan kelelahan berlebihan.

Kemenhaj kembali mengingatkan seluruh jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan dibagikan kepada jemaah di tanah air sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Aentenews by Ampelsa

Makkah (Aentenews) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyatakan fase pemulangan gelombang ke dua jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Tanah Air  sudah mencapai 48 persen.

Hingga Selasa (16/6/2026), sebanyak 261 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dengan jumlah 101.391 jemaah dan 1.042 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah diterbangkan menuju Indonesia mencapai 102.433 orang.

Sementara itu, sebanyak 253 kloter telah tiba di tanah air dengan jumlah 98.487 jemaah dan 1.010 petugas. Total kedatangan jemaah dan petugas haji Indonesia yang telah tiba di berbagai embarkasi mencapai 99.497 orang.

Untuk pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah, hingga hari ini telah diberangkatkan sebanyak 157 kloter yang terdiri atas 60.242 jemaah dan 628 petugas. Total jemaah dan petugas yang telah tiba di Madinah mencapai 60.870 orang.

Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia sampai hari ini berjumlah 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, menjelaskan bahwa dimulainya penerbangan Gelombang II dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menjadi tonggak penting dalam fase pemulangan jemaah tahun ini.

“Hari ini menjadi penanda dimulainya fase kepulangan jemaah Gelombang II dari Madinah menuju Indonesia. Kami memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Maria.

Menurutnya, Kemenhaj bersama seluruh petugas haji di Daerah Kerja Madinah terus mengoptimalkan layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga layanan bandara guna memastikan proses kepulangan berjalan lancar hingga kloter terakhir.

Kemenhaj juga mengimbau seluruh jemaah yang saat ini berada di Madinah agar memberikan perhatian khusus terhadap dokumen perjalanan, terutama paspor. Jemaah diminta memastikan paspor tersimpan dengan aman dan mudah diakses selama proses kepulangan.

“Paspor merupakan dokumen utama yang harus dijaga hingga jemaah tiba kembali di Indonesia. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan baik dan tidak tertinggal,” katanya.

Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan kelelahan berlebihan.

Kemenhaj kembali mengingatkan seluruh jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan dibagikan kepada jemaah di tanah air sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Aentenews by Ampelsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button