Sarjani rombak lagi kabinet, 45 pejabat di Pidie bergeser

Bupati Pidie Sarjani Abdullah saat melantik 45 pejabat di Oproom Sekdakab Pidie, Senin (20/7/2026) (Foto.Ist).
Sigli (Aentenews) – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, kembali merombak struktur birokrasi pemerintah daerah. Sebanyak 45 pejabat struktural eselon II, III, dan IV dilantik dalam rangkaian mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie, Senin, (20/7/2026).
Perombakan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Pidie Nomor 800/537/KEP.33/2026 tentang Pengangkatan dan Pelantikan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
Dari 45 pejabat yang dilantik, sebanyak 18 pejabat menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II.B. Sejumlah posisi strategis mengalami perubahan, termasuk inspektur, asisten sekretaris daerah, sekretaris DPRK, kepala badan, kepala dinas, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah.
Efendi, S.Sos., M.Kes., dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Apriadi, S.Sos., menduduki posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie.
Mukhlis, S.Sos., M.Si., CGCAE, ditunjuk sebagai Inspektur Kabupaten Pidie. Sementara H. Idhami, S.Sos., M.Si., menjadi Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie.
Perubahan juga terjadi pada sejumlah organisasi perangkat daerah. Miswar, S.Sos., MM, dipercaya memimpin Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Thantawi, ST, menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
Farizal, AP, M.A.P., ditunjuk sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah. Teuku Hendra Hidayat Yoga, SSTP, M.Ec.Dev., dipercaya memimpin Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Pidie.
Adapun Nurhanisah, S.IP., MM, menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Turno Junaidi, SKM, MKM, menduduki jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana.
Edy Saputra, S.IP., MM, ditunjuk sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. H. Isnaini, ST, M.Si., dipercaya memimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Teuku Iqbal S.STP., M.Si., CPLM, menjadi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga. Nasrinah Hanim, S.STP., M.P.A., ditunjuk sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.
Sementara Azhar, S.P.I., dipercaya memimpin Dinas Kelautan dan Perikanan. Muslim, S.Sos., M.Si., menjadi Kepala Dinas Perhubungan, sedangkan Irwansyah Putra, M.Kes., ditunjuk sebagai Kepala Dinas Sosial.
Jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dipercayakan kepada Muhammad Harris, S.STP., M.Si.
Mutasi juga menyentuh jabatan administrator. Ihsan, S.Sos., ditunjuk sebagai Camat Simpang Tiga. Muhammad Nauval, S.STP., menjadi Camat Indrajaya. Fahmi, S.STP., M.Si., dipercaya sebagai Camat Kembang Tanjong.
Di lingkungan Inspektorat dan Sekretariat Daerah, Safrita, SKM, ditunjuk sebagai Inspektur Pembantu Khusus. Zulkhaidir, S.Sos., menjadi Kepala Bagian Organisasi.
Irwansyah, SKM, dipercaya sebagai Kepala Bagian Umum. Sedangkan Muhammad Irfan Islami, S.IP., MM, ditunjuk sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie.
Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, mengatakan rotasi dan mutasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Kebijakan itu, kata dia, dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, evaluasi kinerja, dan kompetensi pejabat.
“Rotasi dan mutasi bukan sekadar perpindahan jabatan, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” kata Andi.
Para pejabat yang mendapat amanah baru diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing. Mereka juga diminta membangun sinergi, meningkatkan disiplin, serta menjalankan tugas dengan integritas dan tanggung jawab.
Bupati, kata Andi, akan melakukan evaluasi kinerja secara berkala berdasarkan capaian kerja setiap pejabat. Para pimpinan perangkat daerah diminta mendorong inovasi dan memastikan pelayanan publik berjalan cepat, mudah, serta transparan.
Para pejabat yang dilantik juga telah menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan.//Aentenews by Amir Sagita.




