
Foto Dok Pemkab Gayo Lues.
Jakarta (Aentenews) – Wakil Gubernur Aceh Fadlullah bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi, mendesak Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan permanen untuk pemulihan akses masyarakat dan perekonomian pasca bencana banjir di Kabupaten Gayo Lues.
Desakan itu disampaikannya dalam pertemuan dengan jajaran Kementerian PU menyusul kerusakan sejumlah infrastruktur jembatan dan jalan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda kabupaten Gayo Lues pada November 2025 di Jakarta, Senin (24/08/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Aceh Fadlullah menegaskan Pemerintah Aceh siap bersinergi penuh dengan Pemerintah Pusat untuk mempercepat pemulihan pascabencana. “Infrastruktur yang tangguh adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap Kementerian PU segera merespons usulan ini demi pemerataan pembangunan dan keselamatan warga di Gayo Lues,” tegas Wagub Fadlullah.
Dikatakannya, pasca bencana hidrometeorologi, akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama kami. Kami mohon dukungan Kementerian PU agar sejumlah ruas jalan dan jembatan ini dapat segera ditangani secara permanen, sehingga masyarakat Gayo Lues bisa kembali beraktivitas dengan aman dan lancar
Harapan yang sama juga disampaikan, Bupati Gayo Lues, Suhaidi yang hadir mendampingi Wagub Aceh dan sejumlah Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh memaparkan secara rinci titik-titik infrastruktur yang paling mendesak untuk ditangani.
Menurut Suhaidi, percepatan pembangunan permanen sangat krusial untuk memulihkan akses masyarakat, melancarkan distribusi logistik, dan memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana.
Ia juga menyampaikan bahwa arahan percepatan ini merupakan tindak lanjut dari dua kali kunjungan Wakil Presiden ke Gayo Lues. Wapres telah melihat langsung kondisi di lapangan dan secara lisan meminta Bupati untuk segera menyampaikan kebutuhan mendesak ini ke Pemerintah Pusat.
“Penanganan darurat sudah berjalan bertahap. Tapi kalau pembangunan permanen tidak segera dimulai, aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat akan terus terhambat,” tegasnya.
Sejumlah Infrastruktur Strategis yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk di percepat pembangunannya secara permanen itu meliputi, Jembatan Aih Bobo – Bentang 80 meter, Jembatan Kendawi – Bentang 80 meter, Jembatan Rerebe Tripe Jaya – Bentang 180 meter, Jembatan Pintu Rime – Bentang 180 meter, Jembatan Atu Peltak Penomon Jaya – Bentang 80 meter, Jembatan Sp. Kenyaran – Aih Ilang – Bentang 80 meter, Jembatan Lesten – Bentang 120 meter dan Pembangunan Jalan Lesten – Panjang 10,7 Kilometer.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap dukungan penuh dari Kementerian PU dapat segera terealisasi. Dengan pulihnya konektivitas antar wilayah, diharapkan roda ekonom di Gayo Lues juga ikut terdongkrak.
Aentenews by Ampelsa.




