Seribu rumah Buddha Tzu Chi untuk korban bencana Aceh

Banda Aceh (Aentenews) – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan sebanyak 1.000 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga Aceh yang menjadi korban bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor.
Bantuan ini difokuskan untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Tamiang.
Hal tersebut terungkap dalam rapat video konferensi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Selasa (16/12).
Rapat tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Sebanyak 1.000 unit hunian tetap ini merupakan tahap awal dari upaya pemulihan pascabencana.
“Ini merupakan bentuk solidaritas Yayasan Buddha Tzu Chi kepada masyarakat Aceh yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir dan longsor,” kata Sekda Aceh, M. Nasir.
Dirincikan, bantuan 1.000 unit rumah hunian tetap dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia ini akan dialokasikan secara spesifik untuk dua kabupaten yang terdampak parah, yakni sebanyak 722 unit di Kabupaten Aceh Utara dan 278 unit akan dibangun di Kabupaten Aceh Tamiang.
Pemerintah Daerah setempat akan menyediakan lahan. Pembangunan 1.000 unit rumah hunian tetap (huntap) ini tidak hanya fokus pada unit rumahnya saja, melainkan juga akan dilengkapi dengan infrastruktur pendukung yang memadai.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyediakan lahan serta fasilitas esensial, termasuk pembangunan jalan menuju kompleks perumahan, penyediaan fasilitas listrik, dan memastikan akses air bersih yang layak bagi para calon penghuni.
Kelengkapan infrastruktur ini diharapkan dapat membantu warga korban bencana untuk segera memulai kehidupan baru yang lebih stabil dan nyaman.//Redaksi.




