Aceh BesarKriminal

Tangan terduga pencuri putus, setelah berkelahi dengan warga di Aceh Besar

Aceh Besar (Aentenews)  – Seorang terduga,  BT (52) warga desa Kajhu, kecamatan Baitussalam, kabupaten Aceh Besar dilaporkan putus tangannya setelah terlibat perkelahian dengan warga yang berusaha menangkapnya saat hendak mencuri tabung gas dan sepeda motor.  

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Baitussalam, Iptu Riyan Asriyadi dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026),  menyatakan berkomitmen untuk menangani kasus pencurian disertai dengan pengancaman di Desa Kajhu, Aceh Besar.

“Kami berkomitmen menindaklanjuti kasus pencurian disertai pengancaman yang mengakibatkan terduga pelaku  putus pergelangan tangannya akibat tersabet senjata tajam milik masyarakat,” kata kapolsek.

Ia menceritakan kronoligi awal kejadian pada hari Sabtu (13/6/2026) sekitar pada pukul 03.35 WIB, terduga pelaku BT memasuki perkarangan rumah warga, Jafaruddin (55) hendak mencuri tabung gas dan sepeda motor milik saudara Jafaruddin . 

Lebih lanjut, Jafaruddin menceritakan terbangun dari tidur saat mendengar suara yang mencurigakan dari arah belakang rumahnya. Kemudian ia mencari sumber suara dan mengintip dari jendela melihat dua orang yang tidak dikenalinya sedang mengangkat tabung gas elpigi dan satu lagi sedang mencoba mengambil sepeda motor.  

Kemudian kedua pelaku terkejut serta melarikan diri kearah depan rumahnya dengan cara melompat dari pagar perkarangan. Melihat kejadian tersebut,  Jafaruddin berteriak ada maling. 

Warga yang mendengar teriakan maling keluar dari rumahnya, untuk membantu mengejar terduga pelaku yang membawa sebilah pisau. Terduga pelaku menggunakan senjata tajam berupa pisau terlibat perlawan dengan warga bernama Zulfian yang menggunakan sepotong kayu seraya menangkis dengan langkah mundur, tambah Kapolsek. 

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, kata Kapolsek Iptu Riyan, saudara Jafaruddin sudah berupaya mengeluarkan kalimat imbauan agar terduga pelaku membuang pisaunya, namun terduga tidak menghiraukannya, melainkan mengejar saudara Jafaruddin dengan menggunakan pisau.

“ Saudara Jakfaruddin diserang oleh terduga pelaku dan mencoba menangkis dengan sebilah parang yang diambilnya terselip di perpohonan. Saat menangkis serangan, secara reflek tangkisannya mengenai tangan terduga pelaku hingga putus. 

Semetara itu,  keterangan yang sama juga di sampaikan Kepala Desa  Kajhu, Khairizal, bahwa peristiwa tersebut bermula ketika pelaku masuk ke salah satu rumah warga pada dini hari. Namun aksinya diketahui pemilik rumah yang kemudian berteriak meminta pertolongan.

“Pemilik rumah meneriaki maling, maling, maling. Setelah itu pelaku melarikan diri dan dikejar oleh para pemuda serta masyarakat kampung yang berakhir terduga pelaku mengalami putus tangan dalam perlawanan dengan warga,” kata Khairizal.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button