Aceh

Ulama Aceh: Kami tetap bersama rakyat ditengah puing dan air mata

Banda Aceh (Aentenews) – Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali, menegaskan masyarakat Aceh telah berulang kali ditimpa musibah yang dahsyat, namun Allah SWT senantiasa menganugerahkan ketabahan dan kekuatan batin kepada rakyat Aceh untuk tetap berdiri tegak menghadapi situasi tersulit sekalipun.

“Para ulama di Aceh tidak akan pernah meninggalkan masyarakatnya,” tegasnya dalam  Muzakarah Ulama Aceh 2025 yang  berbarengan dengan doa bersama untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh yang diadakan di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Ahad.

Namun, di setiap cobaan itu,  Luka boleh menganga, duka boleh mendalam, tetapi harapan tidak pernah benar-benar padam.

Dalam setiap bencana, ulama hadir bukan hanya sebagai penyeru doa, tetapi juga sebagai penguat jiwa, penuntun moral, dan pengikat solidaritas.

Ulama berdiri bersama rakyat di tengah puing dan air mata, mengingatkan bahwa musibah adalah ujian, sekaligus panggilan untuk saling menolong dan mempererat ukhuwah, ujar Tgk Faisal Ali yang akrab disapa Abu Sibreh.

Menurutnya, kekuatan Aceh terletak pada persatuan antara ulama, umara, dan masyarakat. Dengan kebersamaan itulah Aceh mampu bangkit dari berbagai bencana di masa lalu, dan dengan semangat yang sama pula Aceh diyakini akan kembali bangkit, menata kehidupan, serta menjemput masa depan dengan penuh tawakal dan ikhtiar.

“Para ulama akan terus bersama masyarakat dan pemerintah Aceh, baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, untuk membantu masyarakat dalam menghadapi musibah,” pungkasnya./Zul//Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button