Lhokseumawe

Warga Lhokseumawe kesulitan peroleh bahan pokok

Banda Aceh (Aentenews) – Warga Kota Lhokseumawe mulai mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan pokok dikarenakan sebagian besar pedagang belum membuka usahanya seperti di Pasar Inpres akibat banjir yang melanda daerah itu dua hari terakhir.

Muzakir, warga Kota Lhokseumawe yang dihubungi aentenews.com dari Banda Aceh, Kamis malam, menyatakan hanya beberapa pedagang yang membuka usahanya dan barang dagangannya juga sudah tidak segar lagi.

“Saya terpaksa menerobos genangan air di jalan dan keliling mencari barang kebutuhan sehari-hari, namun tidak banyak pedagang yang buka. Ikan saja sudah tidak segar lagi karena stok lama, itu pun hanya ada beberapa pedagang,” katanya.

Telur ayam ras saja, jelasnya hari ini saja harganya sudah Rp60.000 per keping (isi 30 butir), sementara sebelumnya berkisar Rp55.000 per keping. Barang kebutuhan pokoknya juga bergerak naik, selain susah diperoleh karena masih sedikit pedagang yang membuka usaha akibat banjir.

Sementara itu, Muzakir menjelaskan bahwa banjir pada malam ini mulai surut dikarenakan hujan berhenti sejak petang tadi. “Kami berdoa dan berharap mulai malam ini hujan tidak turun,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebutkan transportasi darat Banda Aceh-Medan putus total dikarenakan jembatan penghubung di Pidie Jaya dan Bireuen putus total akibat terjangan banjir.// Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button