Kak Na kunjungi “lampoh camplie” di Aceh Tengah

Aceh Tengah (Aentenews) – Dataran Tinggi “Tanah Gayo” tidak hanya dikenal sebagai daerah sentra produksi komoditas kopi, tapi juga memiliki potensi sektor pertanian seperti cabai dan kelompok sayur mayur lainnya.
Istri Gubernur Aceh Marlina Usman, sapaan akrab Kak Na saat mengunjungi “lampoh camplie” (kebun cabai) di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Jumat, mengaku kagum dengan potensi pertanian di Tanah Gayo, khususnya komoditas cabai yang dikelola oleh masyarakat setempat.
“Luar biasa ya kebun cabai ini, senang saya lihatnya. Tanah Gayo luar biasa hebat,” ujar Kak Na yang juga Ketua TP-PKK Aceh itu.
Tidak hanya berkunjung, Kak Na juga ikut menanam bibit cabai bersama Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, Ketua TP-PKK Aceh Tengah, Risnawati Haili Yoga, beserta Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Cut Huzaimah, MP, dan perangkat daerah lainnya.
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, M.Si, menyampaikan bahwa luas kebun cabai di Kecamatan Ketol telah mencapai 22.312 Ha, menjadikan Aceh Tengah sebagai penyumbang cabai terbesar di Sumatra sekaligus membuka peluang sebagai kawasan agrowisata.
Ia menekankan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras para petani cabai. Harapannya, panen raya pada Desember mendatang dapat dihadiri oleh Menteri Pertanian agar capaian ini mendapat perhatian lebih luas di tingkat nasional.
“Hari ini, Ibu Gubernur sudah hadir di Desa Pondok Balik. Kita harapkan pada Desember nanti, Menteri Pertanian RI juga bisa kita hadirkan di sini,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Cut Huzaimah, MP, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia menjelaskan, keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi petani yang tidak mengalihkan fungsi lahan untuk komoditas lain serta dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Meski demikian, ia menyebutkan produksi cabai di Aceh saat ini masih sangat bergantung pada musim, sehingga diperlukan inovasi berkelanjutan dari para petani agar hasil panen bisa lebih stabil.
Selain melakukan penanaman bibit cabai, Kak Na juga menyerahkan bantuan sosial untuk warga setempat. Kegiatan ini menjadi wujud dukungan pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Humas Pemprov Aceh




