BNPB serahkan Rp93,75 miliar untuk perbaikan rumah terdampak bencana di Aceh Tamiang

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail saat kunjungan di kabupaten Aceh Tamiang,Aceh, Senin (22/6/2026). Foto Dok BNPB
Aceh Tamiang (Aentenews ) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyerahkan bantuan senilai Rp93,75miliar untuk 4.400 perwakilan kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana hidrometeorologi di kabupaten Aceh Tamiang, provinsi Aceh, Senin (22/6/2026).
“Bapak dan Ibu sekalian merupakan perwakilan dari 4.400 KK yang akan menerima bantuan perbaikan rumah rusak ringan dan sedang, saya meminta untuk digunakan sesuai ketentuan dan peruntukkannya,” kata Kepala BNPB, Suharyanto.
Suharyanto menyampaikan pesan kepada perwakilan masyarakat, saat dana ini diserahkan kepada Bapak dan Ibu, gunakanlah untuk perbaikan rumah dan bukan bukan keperluan yang lain.
Tercatat sebanyak 4.400 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana hidrometeorologi akibat Siklon Senyar di Kabupaten Aceh Tamiang menerima bantuan stimulan untuk perbaikan rumah rusak ringan dan rusak sedang tahap ketiga.
Pada tahap ketiga termin pertama ini, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp93,75 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp38,25 miliar dialokasikan bagi 2.550 KK pemilik rumah dengan kategori rusak ringan dan sebesar Rp55,50 miliar diberikan kepada 1.850 KK yang rumahnya mengalami kerusakan sedang.
Kepala BNPB menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang tengah dilaksanakan pemerintah melalui BNPB. Upaya pemulihan tersebut hingga kini masih terus berlangsung guna membantu masyarakat kembali menempati hunian yang layak dan aman.
Pemerintah melalui BNPB akan melanjutkan penyaluran bantuan perbaikan rumah pada tahap berikutnya setelah dana yang telah diterima masyarakat tersalurkan dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Oleh sebab itu, Kepala BNPB mengimbau para penerima bantuan agar menggunakan dana tersebut secara tepat dan bertanggung jawab sehingga proses pemulihan dapat berjalan lancar dan bantuan selanjutnya dapat segera diberikan kepada masyarakat yang masih menunggu.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, berbincang dengan warga terdampak bencana seusai menyerahkan bantuan perbaikan rumah rusak saat kunjungan di kabupaten Aceh Tamiang,Aceh, Senin (22/6/2026). Foto Dok BNPB
“Apabila bantuan yang disalurkan pada Juni 2026 ini telah selesai dimanfaatkan seluruhnya, maka pada Juli mendatang kami akan menyalurkan bantuan tahap berikutnya, “ucapnya.
Karena itu, kami berharap bantuan yang diterima Bapak dan Ibu dapat segera digunakan dan tanggung jawab untuk memanfaatkannya dengan baik, mengingat masih ada masyarakat lain yang menantikan bantuan pada tahap selanjutnya,” ujar Suharyanto.
Sebelumnya, BNPB telah menyalurkan bantuan dana perbaikan rumah dalam dua tahap. Pada tahap pertama, bantuan sebesar Rp42,06 miliar diberikan kepada 2.804 KK pemilik rumah dengan kategori rusak ringan, sedangkan Rp70,11 miliar dialokasikan bagi 2.337 KK yang rumahnya mengalami kerusakan sedang.
Selanjutnya, pada tahap kedua, bantuan yang disalurkan mencapai Rp35,04 miliar untuk 2.336 KK dengan rumah rusak ringan dan Rp51,66 miliar untuk 1.722 KK pemilik rumah kategori rusak sedang.
Aentenews by Ampelsa.




