AcehPolitik

SBA diminta utamakan pasokan semen untuk kebutuhan lokal

Banda Aceh (Aentenews) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Abdurrahman Ahmad, meminta PT Solusi Bangun Andalas (SBA), satu-satunya perusahaan produsen semen di Aceh agar memprioritaskan pasokan untuk kebutuhan lokal daerah ini.

“Untuk saat ini dan mengingat meningkatnya permintaan semen, maka sebaiknya SBA sebagai satu-satunya produsen semen di Aceh agar memprioritaskan pasokan untuk kebutuhan lokal, ” katanya di Banda Aceh, Rabu.

Hal tersebut disampaikan menanggapi keluhan masyarakat terkait langkanya semen dipasaran di Aceh sejak beberapa pekan terakhir.

Ia menegaskan, kelangkaan semen yang merupakan salah satu kebutuhan utama material konstruksi, itu sudah meresahkan masyarakat di provinsi berpenduduk sekitar 5,5 juta jiwa ini, terutama di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Sebagai satu-satunya produsen semen di Aceh, seharusnya PT SBA dapat mencari solusi kongkret agar bahan konstruksi itu tidak sampai langka di Aceh. “Kami minta agar SBA segera mencarikan solusinya, misal juga dengan menambah volume produksi,” katanya menambahkan.

Selain itu politisi Partai Gerindra Aceh juga mengharapkan SBA bersama-sama induk holdingnya yakni PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) agar membantu untuk mendatangkan semen ke Aceh, sehingga masalah kelangkaan semen tersebut bisa segera teratasi.

Apalagi, Abdurrahman menyatakan jangan sampai progres proyek pemerintah terutama yang bersumber dari APBA jadi tersendat dikarenakan kelangkaan semen di Aceh.

“Kan bisa saja, proyek fisik konstruksi pemerintah tersendat karena semen tak ada. Itu juga akan berdampak pada serapan anggaran (APBA), sehingga dikhawatirkan sampai akhir tahun tidak terlaksana. Ya ujung-ujungnya terjadi Silpa,” kata dia.

Yang harus diperhatikan bahwa jika terjadi Silpa, maka Pemerintah Aceh dianggap tidak mampu melaksanakan proyek pembangunan. “Kalau anggaran Silpa, bukankah akan dipertanyakan oleh pusat? Bagimana minta tambahan anggaran, yang sudah ada saja tidak terserap maksimal (Silpa),” ujar Abdurrahman.//Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button