Irwansyah: Kebahagiaan keluarga indikator penting bagi sebuah kota
Banda Aceh (Aentenews) – Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST menyebutkan bahwa kebahagiaan keluarga merupakan salah satu indikator penting bagi keberhasilan sebuah kota.
Karena itu, DPRK dan Pemko Banda Aceh sepakat untuk mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau dan taman-taman kota agar benar-benar menjadi ruang interaksi publik yang berkualitas.
Di Banda Aceh, Sabtu, menegaskan kembali dukungannya terhadap upaya revitalisasi taman-taman kota atau ruang terbuka hijau di kota yang pernah porak-poranda akibat gempa disertai tsunami 22 tahun lalu (26 Desember 2004).
“Kami sepakat dan telah menganggarkan dana untuk perbaikan dan penataan kawasan hijau, khususnya Taman Sari dan Taman Putro Phang,” ujar politisi muda PKS ini.
DPRK ingin kedua ruang publik ini kembali hidup sebagai pusat interaksi positif warga, ruang yang mempertemukan anak dan orang tua, serta memperkuat kualitas kehidupan sosial dan kebahagiaan keluarga di Banda Aceh.
“Kita juga sepakat mengubah aset-aset kota yang selama ini pasif menjadi ruang publik yang produktif dan hidup,” tambahnya.
Di sejumlah lokasi yang sebelumnya terbengkalai, terlantar, atau belum termanfaatkan akan diarahkan menjadi ruang terbuka yang memiliki fungsi publik secara optimal. Ruang-ruang tersebut dapat menjadi lokasi kegiatan berskala besar, menarik masyarakat untuk hadir, sekaligus menggerakkan pelaku ekonomi kreatif.
“Kami ingin menghadirkan panggung-panggung kreatif sebagai ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan inovasi secara produktif,” ujarnya.
Irwansyah mengungkapkan, dalam pembahasan anggaran, DPRK dan Pemko memiliki kesepahaman bahwa mobilitas masyarakat tidak boleh terus terhambat oleh kondisi infrastruktur.
Karena itu, kedepan akan dilakukan peningkatan pemeliharaan dan perbaikan ruas-ruas jalan, baik jalan kota maupun jalan gampong (desa).
Bahkan kedua lembaga ini sudah menyepakati untuk memperluas dan mempercepat normalisasi drainase. Langkah itu sebagai bagian dari upaya mitigasi genangan dan pengendalian risiko banjir di titik-titik rawan.//Redaksi.




