Bireuen (Aentenews) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memeriksa kondisi dan progres pembangunan hunian tetap (huntap) skema insitu bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Bireuen.
Huntap insitu atau pembangunan rumah bagi korban bencana di atas lahan milik warga itu sendiri atau lokasi rumah sebelumnya sesuai dengan surat keputusan Bupati Bireuen.
Dalam kunjungannya untuk memastikan pembangunan huntap berjalan sesuai rencana, di kabupaten Bireuen, Jumat (13/3/206), Kepala BNPB menyatakan pembangunan huntap insitu seuai dengan surat ketetapan pemerintah Bireuen.
BNPB mebangun sebanyak 365 unit huntap insitu dan sebanyak 70 unit di antara dalam proses pembangunan yang tersebar di beberapa kecamatan, yakni kecamatan Juli, kecamatan Jangka dan Kecamatan Peudada.
Sebagai bagian dari tahap awal pembangunan, tiga unit rumah contoh telah selesai dibangun di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli. Rumah contoh tersebut menjadi gambaran kepada masyarakat terkait desain serta kualitas huntap yang akan mereka tempati.
Salah satu warga Desa Balee Panah, Rosyuliana, mengaku merasa senang dengan pembangunan huntap tersebut. Ia mengatakan bahwa rumah contoh yang telah dibangun akan menjadi tempat tinggal bagi adik dan orang tuanya.
Kepala BNPB juga melihat langsung progres pembangunan huntap insitu di Desa Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka dan berdialog dengan warga terdampak untuk mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembangunan serta memberikan rekomendasi solusi agar pembangunan hunian dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
Selain meninjau pembangunan hunian, Kepala BNPB turut membagikan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.
Pembangunan hunian sementara dan huntap, penyaluran bantuan logistik, serta pendampingan kepada masyarakat menjadi bagian dari langkah nyata untuk memastikan warga dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih aman, layak, dan produktif pascabencana.
Aentenews by Faried Ismulah




