DPRK apresiasi meningkatnya pelancong berlibur ke Banda Aceh
Banda Aceh (Aentenews) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, mengapresiasi meningkatnya jumlah pelancong yang memanfaatkan liburan Idul Fitri 1447 Hijriah, berlibur di kota yang memiliki situs tsunami itu.
“Terima kasih dan apresiasi saya kepada para pelancong dari berbagai daerah di Aceh, maupun wisatawan domestik dari provinsi lain di Tanah Air yang telah memanfaatkan liburan hari raya Idul Fitri di Kota Banda, ” katanya di Banda Aceh, Sabtu.
Politisi muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga berterima kasih kepada masyarakat Banda Aceh yang telah menjadi tuan rumah yang baik dalam memberikan pelayanan kepada para pelancong dari berbagai daerah, selama mereka berada di kota ini.
“Warga Banda Aceh juha telah menunjukkan sikap sesuai adat dalam pepatah Aceh disebut ‘Peumulia Jamee Adat Geutanyo’ yang telah menjadi modal bahwa pelancong betah berekreasi di kota ini, ” kata Irwansyah menambahkan.
Namun, Irwansyah mengimbau warga lokal dan juga para pelancong agar turut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga Banda Aceh tetap terpelihara sebagai kota yang bersih dan indah dimata semua orang.
“Jangan sampai keindahan dan kenyamanan kota terusik dikarenakan kita membuang sampah sembarangan, khususnya saat-saat ramainya kunjungan pelancong ke sini, ” katanya menambahkan.
Di pihak lain, Ketua DPRR Banda Aceh menjelaskan bahwa ramainya kunjungan wisatawan menjadi bukti bahwa potensi pariwisata Banda Aceh terus diakui dan diminati.
Banda Aceh, selain ikon wisata spritual Masjid Raya Baiturrahman, juga memiliki objek menarik antara lain berupa situs tsunami Kapal Apung PLTD, Museum Tsunami dan kapal nelayan yang tersangkut atas rumah warga di Lampulo. Objek tersebut menjadi tanda dahsyatnya bencana tsunami, 26 Deswmber 2004.
Oleh karena itu, Irwansyah menyebutkan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan itu maka dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Kota Banda Aceh terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pariwisata serta terkait.
Untuk itu, Irwansyah berharap dengan dukungan berbagai pihak, pariwisata Banda Aceh akan terus berkembang dan menjadi destinasi pilihan utama di Indonesia bagian barat.//Redaksi.




