DuniaEkonomi

Indonesia berikan relaksasi tarif nol persen impor untuk dua komoditi ini

Jakarta (Xinhua/Indonesia Window/Aentenews) – Relaksasi tarif nol persen selama enam bulan untuk impor elpiji (liquefied petroleum gas/LPG) dan bahan baku plastik tertentu bertujuan untuk membantu meredam lonjakan harga di tengah tekanan pasokan global.

Indonesia akan memberikan relaksasi tarif nol persen selama enam bulan untuk impor elpiji (liquefied petroleum gas/LPG) dan bahan baku plastik tertentu untuk membantu meredam lonjakan harga di tengah tekanan pasokan global, seperti disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI) Airlangga Hartarto di Jakarta pada Selasa (28/4).

Dikutip dari indonesiawindow.com, Rabu, Airlangga menyampaikan bahwa langkah ini menyasar industri petrokimia, yang telah menghadapi berbagai kesulitan dalam mengamankan pasokan nafta akibat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Relaksasi ini juga akan mencakup impor polipropilen dan polietilena, imbuhnya.Airlangga menuturkan bahwa pemerintah menyiapkan langkah-langkah regulasi untuk menyederhanakan prosedur impor serta memastikan pasokan yang berkelanjutan bagi industri tersebut dan sektor pengemasan.

Pemerintah akan mengevaluasi kebijakan tersebut setelah enam bulan, tambah Airlangga.//Redaksi.

Artikel ini telah tayang di indonesiawindow.com dengan judul “Indonesia berikan relaksasi tarif nol persen untuk impor elpiji dan plastik selama 6 bulan”.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button