Aceh Barat uji coba rakit penyeberangan Sikundo, setelah 8 bulan pascabanjir
Aceh Barat (Aentenews) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melakukan uji coba operasional rakit penyeberangan di Gampong Sikundo yang dipersiapkan alternatif sementara pasca putusnya jembatan gantung akibat diterjang banjir pada 26 November 2025.
“Uji coba rakit penyeberangan ini untuk memastikan kenyamanan saat digunakan warga, termasuk anak sekolah untuk penyeberangan,” Plt Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat Teuku Ronald Nehdiansyah, dalam siaran pers, Minggu (2/8/2026).
Secara geografis, Gampong Sikundo dipisahkan oleh aliran sungai yang membelah kawasan permukiman dengan fasilitas pendidikan. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat, khususnya para pelajar, mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari sejak jembatan utama rusak diterjang banjir.
Melalui uji coba ini, BPBD Aceh Barat memastikan rakit penyeberangan dapat beroperasi dengan aman dan layak digunakan oleh masyarakat. Pengujian dilakukan untuk melihat kestabilan rakit di atas arus sungai, kapasitas angkut, serta kelengkapan standar keselamatan seperti penggunaan pelampung dan sistem pengamanan lainnya.
Dikatakannya, keberadaan rakit penyeberangan diharapkan menjadi solusi sementara yang efektif, terutama dalam memberikan akses yang lebih aman bagi anak-anak menuju sekolah. Selain itu, rakit juga dirancang untuk mengangkut kendaraan roda dua dan barang kebutuhan masyarakat sehingga aktivitas ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.
Penyediaan rakit ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat hingga menunggu pembangunan kembali jembatan gantung yang direncanakan pada tahun ini dapat direalisasikan.
“Selama masa operasional, BPBD akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan guna memastikan seluruh proses penyeberangan berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar keselamatan,” tambahnya.
Dengan dimulainya uji coba ini, diharapkan mobilitas masyarakat Gampong Sikundo dapat kembali pulih, aktivitas pendidikan berjalan lancar, serta roda perekonomian warga dapat bangkit sembari menunggu pembangunan jembatan permanen.
Aentenews by Ampelsa




