Sabang (Aentenews) – Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam menegaskan seluruh objek wisata pantai di daerahnya terbuka untuk umum, dan tidak ada area destinasi yang bersifat pribadi (private).
“Seluruh pantai di Sabang terbuka untuk umum, tidak ada area yang bersifat private. Namun masyarakat diminta untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan menghormati aktivitas para tamu hotel,” tegas di Sabang, Kamis.
Hal tersebut disampaikan wali kota terkait isu larangan masyarakat menikmati pantai di kawasan The Pade Dive Resort, sehingga sempat membuat heboh warga Sabang.
Bahkan, wali kota menyatakan pihaknya bersama owner dan manajemen The Pade Dive Resort telah melakukan pertemuan resmi untuk meluruskan kabar yang berkembang di masyarakat. Hasilnya, tidak ada larangan khusus bagi masyarakat untuk beraktivitas di pantai sekitar kawasan tersebut.
Pertemuan ini, kata Zulkifli, menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan publik dan keberlanjutan dunia usaha, khususnya sektor pariwisata yang menjadi andalan utama Kota Sabang.
“Sabang adalah kota wisata yang hidup dari keindahan alam dan keramahan masyarakatnya. Pemerintah akan terus memastikan akses publik terhadap pantai tetap terjaga, sembari mendukung dunia usaha untuk berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Sabang menegaskan komitmennya untuk menjamin akses masyarakat terhadap pantai sebagai ruang publik. Bagi Sabang, pantai bukan sekadar destinasi wisata, melainkan identitas daerah tempat masyarakat berinteraksi, budaya tumbuh, dan ekonomi berkembang.
“Kami berharap tidak ada lagi kesalahpahaman di lapangan. Mari sama-sama menjaga Sabang sebagai destinasi wisata unggulan yang terbuka, bersih, dan ramah bagi semua,” tutup Wali Kota.
Pewarta Sabang : Arwella




