Diseminasi pembentukan kebun induk kopi Arabika Gayo
Aceh Tengah (Aentenews) – Pemerintah kabupaten Aceh Tengah secara resmi membuka kegiatan Diseminasi dan Pembangunan Jejaring Pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo sebagai fondasi ketahanan ekologis dan ekonomi di Hulu Daerah Aliran Sungai (DAS).
Pembukaan kegiatan diseminasi yang berlangsung di Aula Gedung Haji dan Umrah, Paya Ilang Takengon, tersebut bertujuan untuk membangun dukungan dan jejaring untuk percepatan realisasi kebun induk Kopi bersertifikat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh LSM LIPGA Aceh Tengah yang ke 6.
“Direncanakan pembentukan Kebun induk Kopi Arabika Gayo seluas 30 Hektar yang berada di Kampung Berawang Baro Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah,” jelas Direktur Eksekutif LSM Lipga Aceh Tengah Sunardi Gustiawan
Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan tata kelola kawasan berbasis data lapangan, konservasi dan partisipasi masyarakat dalam mendukung Rehabilitasi DAS Meureubo serta pengembangan Kopi konservasi berkelanjutan melalui pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo di Wilayah Perhutanan Sosial KTH-GFNP Kabupaten Aceh Tengah
Pada kesempatan tersebut, Sekda Aceh Tengah Mursyid mengatakan pembentukan Kebun Induk Kopi Arabika Gayo bukan hanya bertujuan untuk menyediakan sumber benih unggul yang bersertifikat, tetapi juga akan menjadi model pengelolaan kawasan konservasi, rehabilitasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Mursyid
“Saya berharap seluruh pihak dapat mengambil bagian sesuai dengan kapasitas masing-masing, mulai Pemerintah Daerah, Perangkat Kampung, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, Koperasi, Kelompok Tani, Lembaga Pendamping dan seluruh mitra pembangunan perlu membangun sinergi agar cita-cita besar ini dapat diwujudkan bersama” tambah Sekda Mursyid.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan sebagai Komitmen Bersama penyelamatan hulu DAS Meureubo dan keberlangsungan j Kopi Arabika Gayo serta dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi panel dengan narasumber dari Pemerhati Sejarah dan Kopi Gayo Zulfikar Ahmat.
Aentenews by Ampelsa.




