Banda Aceh

Kabel listrik underpass dicuri, begini reaksi Pemko Banda Aceh

Banda Aceh (Aentenews) – Kasus kriminal pencurian kabel listrik pada panel pompa submersible di ruas jalan bawah tanah (underpass) kawasan Beurawe Kota Banda Aceh, dilaporkan berulang terjadi.

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) segera menindaklanjuti untuk mencegah terulang terjadinya aksi pencurian kabel listrik di Underpass Beurawe tersebut.

Dikutip dari laman: diskominfo.bandaacehkota.go.id, Kepala Diskominfotik Banda Aceh, Muhammad Zubir, menjelaskan aksi pencurian yang menyasar kabel pada panel pompa submersible ini, menyebabkan empat unit pompa tidak dapat beroperasi hingga mengakibatkan air meluap ke badan jalan Underpass Beurawe.

Ia mengatakan, untuk mencegah kejadian terulang, pihaknya akan memasang kamera pengawas CCTV di beberapa titik lokasi tersebut.

“Hari ini kita sudah melakukan survei kebutuhan untuk menentukan jumlah dan titik strategis pemasangan CCTV di area Underpass Beurawe,” ucap Zubir menjelaskan.

Selain dipasang di lingkungan sekitar dan area underpass, CCTV juga akan dipasang di Box Panel Kontrol Pompa Submersible.

Dikatakannya, pemasangan CCTV nantinya tidak hanya berfungsi untuk mengantisipasi aksi pencurian kabel, namun juga akan dimanfaatkan untuk memantau kondisi panel listrik dan operasional pompa submersible secara real time.

“Karena yang menyebabkan air meluap ke badan jalan underpass bukan hanya putus kabel tapi bisa juga error dari panelnya,” tambah Zubir.

Zubir menambahkan, hasil survei tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh. //Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button