
Banda Aceh (Aentenews) – Kapolda Aceh menggelar “saweu keude kupi” (sambang warung kopi) bersama puluhan influencer muda Aceh sebagai upaya membangun sinergi antara kepolisian dan generasi muda, dalam menyebarkan informasi positif di ruang digital.
Di salah satu warung kopi di Banda Aceh, Jumat, program “saweu keude kupi” itu turut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, para Pejabat Utama Polda Aceh, serta Kapolresta Banda Aceh. Sekitar 30 influencer muda dari berbagai platform media sosial juga hadir dan aktif berdiskusi dalam suasana santai namun penuh makna.
Kapolda Aceh menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan literasi hukum di media sosial serta memperkuat citra Polri di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak para influencer untuk berkolaborasi dengan Polda Aceh dalam menyajikan informasi yang berimbang, menghindari konten yang berpotensi melanggar hukum, serta turut mendukung publikasi kegiatan kepolisian agar dapat tersampaikan secara luas dan efektif,” ujar Kapolda Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, para influencer juga mengapresiasi keterbukaan Kapolda Aceh yang dinilai dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Salah satu influencer bahkan mengajak anak muda untuk tidak merasa takut terhadap Polri dan lebih aktif berinteraksi secara langsung.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kemitraan dan komunikasi antara Polda Aceh dengan para influencer muda. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, khususnya melalui peran strategis media sosial di era digital saat ini.//Redaksi



