Kuliner Khas Lemang Bambu dan Menu Favorit bulan Ramadhan
Banda Aceh (Aentenews)- Kuliner khas tradasional Lemang Bambu mulai ramai dijual pedagang di sejumlah wilayah provinsi Aceh pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah sebagai hidangan berbuka puasa.
Lemang bambu yang terbuat dari beras ketan dicampur santan kental dan secukupnya garam itu, merupakan pelengkap menu bulan Ramadhan dan sekaligus favorit makanan untuk berbuka puasa.
Permintaan lemang bambu setiap bulan Ramadhan 1447 Hijriyah mengalami peningkatan dibanding pada hari biasa. Pada hari biasa produksi mencapai 30 batang lembang bambu, sedangkan pada bulan Ramadhan produksi mencapai 150 batang hingga 200 batang lemang.
Meningkatnya produksi lemang bambu pada bulan Ramahdan ditentukan permintaan konsumen, khusus untuk menu berbuka puasa. “Lemang bambu tetap menjadi menu favorit pada bulan Ramadhan, meski maraknya kuliner modern,” kata Afsah.
Pelaku usaha lemang bambu, Afsah di desa Lamdingin, Banda Aceh, Sabtu (21/2/2026) menyatakan produksi lemang bambu untuk pemenuhan kebutuhan berbuka puasa selama Ramadhan meningkat hingga 70 persen di banding pada hari biasa.
Terkait harga lemang bambu, Afsah yang akrab di panggil Mak Lemang, menjelaskan, selain dijual per potong, tesedia juga lemang bambu batang dengan harga Rp30.000 hingga Rp100.000 per batang menurut ukuran panjangnya lemang bambu.
Pada hari pertama pasar takjil Ramadan 1447 H, pelaku usaha sudah mulai meningkatkan produksi lemang dan kondisi tersebut akan terus bertahan hingga pertengahan Ramadhan.
Setelah memasuki pengujung Ramadhan, biasanya permintaan lemang bambu mulai berkurang dan omset penjualan juga menurun.
Selama bulan puasa, terdapat beberapa jenis lemang yang diproduksi, antara lain, lemang ketan putih, lemang ketan hitam, dan lemang ubi.
Aentenews by Ampelsa
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Aentenews




