MANIS: Jabatan Sekda Aceh Selatan kunci realisasi program

Tapaktuan (Aentenews) – Tim Pemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS – H. Baital Mukadis (MANIS), menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif merupakan simpul utama dalam memastikan kesinambungan program prioritas pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dijadwalkan melantik Diva Samudra Putra, SE, MM, sebagai Sekda definitif pada Kamis (7/5) besok di Gedung Rumoh Agam.
Sekretaris Umum Tim Pemenangan MANIS, Hanzirwansyah, di Tapaktuan, Rabu, menilai posisi tersebut sangat strategis dalam menerjemahkan visi-misi kepala daerah ke dalam langkah kerja nyata.
“Sekda memiliki peran strategis sebagai koordinator seluruh OPD. Kami berharap figur yang dilantik mampu memperkuat sinergi birokrasi dan memastikan setiap program berjalan tepat sasaran,” kata Hanzirwansyah.
Ia menyampaikan, dengan adanya pejabat definitif, diharapkan terjadi penguatan pada sisi administrasi yang lebih profesional serta responsif terhadap kebutuhan pembangunan di Aceh Selatan.
Menurut Hanzirwansyah, tantangan kedepan adalah bagaimana menjaga arah pembangunan agar tetap konsisten dan berdampak bagi masyarakat luas.
“Sekda harus mampu menerjemahkan visi-misi kepala daerah ke dalam program kerja yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ini penting agar arah pembangunan tetap konsisten menuju Aceh Selatan yang maju, produktif, dan madani,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengalaman Diva Samudra Putra yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Sekretaris DPRK. Rekam jejak tersebut dinilai vital untuk membangun komunikasi lintas lembaga.
“Beliau pernah menjabat sebagai Kepala BPKD dan Sekretaris DPRK. Pengalaman ini tentu menjadi nilai tambah, terutama dalam membangun komunikasi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif,” ungkapnya.
Di sisi lain, ia juga menaruh harapan besar pada aspek transparansi keuangan daerah, mengingat posisi Sekda yang secara otomatis menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK).
“Kita berharap beliau mampu menata kembali pengelolaan keuangan daerah secara lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” tegas Hanzirwansyah.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik balik dalam meningkatkan performa birokrasi demi menjawab ekspektasi publik terhadap kerja nyata pemerintah.
“Ini bukan sekadar pelantikan jabatan, tetapi momentum untuk memperkuat pondasi pemerintahan. Harapan masyarakat besar, dan itu harus dijawab dengan kerja nyata,” pungkasnya. //Aentenews by Ade Dirgantara




