Aceh TenggaraNasional

Pascabanjir bandang, 155 jiwa terdampak dan 41 rumah rusak di Aceh Tenggara

Kutacane (Aentenews) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Aceh Tenggara melaporkan sebanyak 41 Kepala Keluarga (KK) atau 155 jiwa warga terdampak bencana banjir bandang di  dua desa dalam wilayah Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (10/5/2026). 

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, di Kutacane, Aceh, Minggu (10/5/2026) menyatakan sebanyak 155 jiwa warga terdampak bencana banjir bandang  itu berada di dua desa, yakni desa Lawe Tua Persatuan dan desa Lawe Tua Makmur . Tiak ada korban jiwa dalam bencana alam banjir bandang tersebut.

Banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB itu, juga berdampak terhadap sebanyak 41 unit rumah warga mengalami rusak berat, rusak ringan dan rusak sedang dan selain belasan unit terendam lumpur.

Dijelaskan, untuk rumah rusak berat sebanyak empat unit, rusak sedang 15 unit , rusak ringan sebanyak 7 unit  dan umah terendam lumpur sebanyak 15 unit di dua desa dalam kecamatan Lawe Sigala-gala.

Upaya pemulihan pascabencana banjir bandang, pemerintah Aceh Tenggara mengerahkan alat bertat dan sejumlah tim gabungan untuk membantu membersihkan jalan dari lumpur dan rumah warga yang terdampak.

Akses jalan Kutacane – Medan yang sebelumnya sempat lumpuh,  hingga saat ini sudah dapat dilalui kendaraan. Namun jalan masih licin bekas sisa lumpur dan warga termasuk pengguna jalan berhati hati

Begitu juga genangan air sudah mulai surut dan warga sudah mulai beraktivitas membersihkan rumah yang terdampak genangan lumpur dan barang barang perabotan.

“Tim Reaksi Cepat, Damkar BPBD dan personil lainnya terus berupaya melakukan pemulihan pasca bencana banjir bandang,” demikian kata Mohd Asbi.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button