Penataan wisata Mendale Tepian Danau Lut Tawar pascabanjir Aceh Tengah

Foto dok Kementerian PU
Aceh Tengah (Aceh Tengah) – Kawasan wisata Mendale di tepian Danau laut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah kini dalam proses penataan lingkungan dan pembangunan beberapa infrastruktur setelah terdampak bencana banjir November 2025.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan penataan kawasan seluas 0,410 hektar ini tidak hanya memperbaiki tampilan lingkungan, tetapi juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk membuat kawasan wisata lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Pemerintah berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sebagai dukungan kawasan pariwisata,” kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.
Penataan Kawasan Mendale merupakan bagian dari kegiatan Penanganan Kawasan Pascabencana Aceh yang dilaksanakan Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh. Proyek tersebut mencakup 27 titik lokasi di lima kabupaten Aceh, dengan PT Nindya Karya (Persero) sebagai penyedia jasa.
Di Mendale, penanganan dilakukan sepanjang sekitar 420 meter, termasuk area jalan masuk. Sejumlah fasilitas baru disiapkan untuk mendukung aktivitas masyarakat dan wisatawan, mulai dari 24 unit kios baru hingga renovasi tujuh kios eksisting.
Kawasan ini juga akan dilengkapi satu bangunan pengelola, dua toilet difabel, empat toilet umum, serta area taman bermain anak. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan membuat kawasan tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga
Bagi pengunjung yang membawa kendaraan, kawasan ini memiliki area parkir dengan kapasitas sekitar 42 kendaraan bermotor. Sementara itu, keberadaan taman bermain anak memberikan ruang bagi keluarga untuk menikmati kawasan secara lebih nyaman.
Secara keseluruhan, penataan Mendale mencakup perbaikan akses jalan, area parkir, jalur pejalan kaki, ruang terbuka hijau, drainase, penerangan, lanskap, serta berbagai elemen pendukung lainnya. Penataan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata dan ruang publik di tepian Danau Lut Tawar.
Proyek ini juga mencakup pekerjaan persiapan dan pembongkaran, penataan pintu masuk, area parkir dan pedestrian, pembangunan kios baru, penataan kios eksisting, serta pembangunan toilet.
Hingga perkembangan terakhir, progres penataan Kawasan Mendale telah mencapai 55,74 persen, sedikit lebih cepat dibandingkan progres rencana sebesar 55,33 persen. Dengan deviasi positif 0,41 persen, pekerjaan masih menyisakan waktu pelaksanaan 104 hari kalender.
Penataan ini diharapkan dapat menjadikan Mendale sebagai kawasan wisata dan rekreasi yang lebih representatif, sekaligus menyediakan ruang publik yang tertata dan ramah bagi masyarakat Aceh Tengah.
Aentenews by Ampelsa




