Perkuat pendidikan wilayah kepulauan, Mendikdasmen revitalisasi Sekolah di Simeulue

Mendikdasmen Abdul Mu’ti (tengah) disambut secara adat saat tiba Pulau Simeulue, Aceh. Foto Humas Pemkab Simeulue.
Simeulue (Aentenews) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendukdasmen) meresmikan revitalisasi satuan pendidikan dalam memperkuat proses pembelajaran yang semakin adaptif di wilayah kepulauan kabupaten Simeulue, provinsi Aceh.
Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti di Kabupaten Simeulue , Selasa (25/8/2026) menjadi momentum penting bagi kemajuan pendidikan daerah kepulauan tersebut. Dalam kunjungannya, Menteri meresmikan revitalisasi satuan pendidikan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI Bapak Prabowo Subianto.
Kunjungan Mendikdasmen Abdul Mu’ti ke Pulau Simeulue disambut secara adat oleh Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris. Penyambutan tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan budaya Simeulue kepada pemerintah pusat.
Revitalisasi satuan pendidikan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) tersebut mencakup 120 sekolah di kabupaten Simeulue dengan dukungan anggaran sekitar Rp107,16 miliar. Selain revitalisasi sarana pendidikan, pemerintah juga memberikan 182 unit peralatan digitalisasi pembelajaran untuk mendukung proses belajar mengajar.
Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris dalam sambutannya mengatakan pembangunan pendidikan harus mampu menjawab tantangan geografis Simeulue sebagai daerah kepulauan. Menurutnya, kondisi geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Simeulue untuk memperoleh pendidikan yang aman, nyaman, layak, dan berkualitas.
Pemerintah Kabupaten Simeulue, katanya, akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar pembangunan pendidikan dapat dilanjutkan dan diperluas. Salah satu prioritas yang didorong untuk tahun 2027 adalah pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), sebagai bagian dari upaya memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda Simeulue dan bermartabat.
Kunjungan kerja Mendikdasmen RI turut disertai Dirjen Dikmen Diksus Tatang Muttaqin, Dirjen PAUD Dikdas dan Pendidikan Nonformal dan Informal Gogot Suharwoto, Staf Khusus Menteri Didik Suhardi, Staf Khusus Menteri Rita Pranawati, Direktur SMK Arie Wibowo Khurniawan, serta Direktur SMP Maulana Mega Hapsari.
Sementara, Pemerintah berencana memperluas Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sesuai arahan Presiden, yaitu akan ada tambahan 60 ribu satuan pendidikan ke dalam cakupan program di tahun 2026 ini. Penambahan tersebut akan melengkapi 11.744 satuan pendidikan yang telah memiliki alokasi anggaran, sehingga total target revitalisasi pada tahun 2026 mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Aentenews by Ampelsa.




