PLN datangkan genset perkuat kelistrikan di Aceh
Banda Aceh (Aentenews) – PT PLN (persero) mengirim genset darurat untuk menambah kapasitas pembangkit listrik di Aceh, sebagai respon atas kondisi kelistrikan provinsi ini yang sempat terganggu akibat bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari terakhir.
Dari total 50 megawatt (MW) kapasitas genset darurat yang direncanakan, saat ini 30 MW telah tiba di Aceh. Penambahan kapasitas ini sangat penting untuk menjaga kestabilan pasokan listrik Aceh, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana.
Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary, menegaskan bahwa PLN terus berupaya memperkuat sistem kelistrikan di Aceh. Dalam 10 hari ke depan, PLN menargetkan 10 MW pertama sudah dapat beroperasi.
Menjelang Natal, tambahan 20 MW juga diharapkan segera masuk ke jaringan, serta seluruh kapasitas 50 MW ditargetkan sudah terintegrasi ke sistem paling lambat sebelum Ramadhan, sehingga proses pemulihan dan penguatan jaringan dapat berjalan lebih optimal.
“Target kami, sebelum Ramadan, seluruh kapasitas 50 Mega sudah terintegrasi ke dalam sistem. Hal ini akan memperkuat sistem di Banda Aceh yang utamanya, dan nanti seluruh backbone yang terintegrasi seperti di wilayah Meulaboh dan Nagan Raya akan semakin kuat, sehingga jika terjadi gangguan, proses recovery dapat dilakukan jauh lebih cepat,” jelas Rizal.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengiriman genset darurat tersebut merupakan bentuk dedikasi PLN dalam menjaga pelayanan kelistrikan sambil mempersiapkan pembangkit yang lebih tepat guna untuk kebutuhan Aceh di masa mendatang.
Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih atas upaya PLN dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus memperkuat ketahanan listrik di wilayah Aceh ke depannya.//Redaksi




