Aceh TimurEkonomi

Program TMMD di Aceh Timur, Satukan Langkah Membangun Negeri Pascabencana 

Aceh Timur (Aentenews) – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfaraky, secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di daerah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Timur, Rabu (22/4/2026).

Mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, merupakan program TMMD Kodim 0104/Aceh Timur yang krusial karena dilaksanakan dlam momentum kebangkitan dan percepatan pemulihan daerah yang terdampak bencana banjir bandang  di wilayah Aceh. 

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfaraky, dalam sambutannya menekankan bahwa TMMD merupakan instrumen penting mempercepat pembangunan daerah. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat, program ini diyakini mampu mendorong pemberdayaan ekonomi pedesaan secara signifikan.

“TMMD ini menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat, meningkatkan ketahanan nasional, serta menumbuhkan kesadaran sosial kita Bersama,” kata Bupati Iskandar Usman.

Ditegaskannya,  TMMD Ini adalah langkah nyata kita dalam mengatasi persoalan kebangsaan di tingkat bawah, mulai dari kemiskinan, pengangguran, ketahanan pangan, hingga pencegahan dan pemberantasan narkoba. 

Ia juga meminta kepada seluruh pihak, khususnya perangkat daerah dan dinas terkait, memberikan dukungan penuh dan berkolaborasi aktif agar manfaat dari seluruh program TMMD dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.  

Di lokasi yang sama, Komandan Kodim (Dandim) 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Novi Widyanto, memaparkan sasaran fisik dan non-fisik yang menjadi target dalam TMMD ke-128. Untuk sasaran fisik, Kodim 0104/Atim berfokus pada infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan warga Desa Alue Canang di Aceh Timur.

Rangkaian kegiatan lainnya, pengerasan jalan sepanjang 2.200 meter, pembangunan fasilitas gorong-gorong, perbaikan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan MCK, penyediaan sarana sumber air bersih bagi warga. 

Tidak hanya pembangunan fisik, kata Letkol Inf Novi Widyanto, pihaknya juga menggelar berbagai kegiatan sosial pendukung untuk masyarakat, seperti pagelaran seni budaya lokal, bakti sosial, pengobatan gratis, bansos sembako hingga penyelenggaraan bazar murah.

“TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik infrastruktur semata, tetapi jauh lebih besar dari itu, yakani membangun jiwa kebersamaan dan kesadaran sosial masyarakat. Semua ini kami lakukan bertujuan untuk memajukan desa dan memperkuat ketahanan bangsa,” tegas Dandim 0104/Atim.

Rangkaian upacara pembukaan TMMD berjalan tertib dan dihadiri oleh sekitar 200 peserta terdiri dari unsur TNI, Polri, jajaran Pemerintah Daerah Aceh Timur, tokoh Masyarakat dan warga. 

Aentenews by Ampelsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button