
Banda Aceh (Aentenews) – Provinsi Aceh pada Juni 2026 mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 5,84 persen karena terjadinya kenaikan harga komoditas dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,59.
Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 7,25 persen, dengan IHK 119,40, dan terendah terjadi di Meulaboh yang mengalami inflasi 3,89 persen dengan IHK sebesar 115,50.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) provisi Aceh mencatat, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga produk atau kelompok makanan yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran.
Kelompok pengeluaran yang menyumbang inflasi Juni 2026 itu, antara lain, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 7,87 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,05 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 3,28 persen.
Selain itu, kelompok kesehatan sebesar 1,68 persen, kelompok transportasi sebesar 5,24 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 2,93 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,89 persen, kelompok makanan dan minuman/restoran sebesar 10,74 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10,41 persen.
Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok pendidikan sebesar 0,19 persen.
Plh Kepala BPS provinsi Aceh, Abdul Hakim, di Banda Aceh, Rabu (1/7/2026), menyatakan, selain inflasi tahunan, Aceh juga mengalami infasli bulanan month to month (m-to-m) pada Juni 2026 sebesar 0,56 persen, dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,04 persen.
Perkembangan harga berbagai komoditas pada Juni 2026 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan pemantauan BPS Provinsi Aceh di 5 kabupaten/kota, pada Juni terjadi inflasi y-on-y sebesar 5,84 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 109,21 pada Juni 2025 menjadi 115,59 pada Juni 2026.
Sementara, untuk tingkat inflasi (m-to-m) provinsi Aceh pada Juni 2026 sebesar 0,56 persen, dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,04 persen.
Aentenews by Ampelsa.




