Aceh

Rp5,9 miliar dana dukungan operasional relawan bencana Aceh digelontorkan

Banda Aceh (Aentenews) –  Pemerintah Aceh mengelontorkan dana Rp5, 9 miliar untu mendukung operasional para relawan yang diterjungkan ke daerahbterdampak bencana hidrometeorogi pada akhir November 2025.

Untuk mendukung operasional para relawan di lapangan selama tanggap darurat bencana hidrometeorologi, Pemerintah Aceh melalui BPBA memberi dukungan dana operasional tersebut yang bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Aceh,  demikian data yang diterbitkan pemerintah setempat, Selasa.

Dirincikan, dari total anggaran itu terdiri dari Rp 4, 2 miliar  berupa dukungan uang lelah dan Rp 1, 61 miliar berupa  operasional uang makan yang bersumber dari BTT Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2025.

Proses pengusulan BTT kepada Kuasa Bendahara Umum Aceh atau Pejabat Pengelola Keuangan Aceh untuk keperluan dukungan operasional relawan dimaksud, BPBA berpedoman pada Peraturan Gubernur Aceh Nomor 25 Tahun 2022 tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Tidak Terduga.

Terbatasnya waktu implementasi anggaran tahun 2025 (per 31 Desember 2025) closing budget), maka dari 3.200 orang lebih yang terdata sebagai relawan, setelah melalui proses verifikasi secara online, diperoleh data relawan yang memenuhi syarat untuk mendapat dukungan uang lelah sebanyak 1,576 orang (49,14 persen).

Sedangkan yang menerima uang makan sebanyak 1.943 orang  (46,55 persen), dengan durasi operasional di lapangan yang bervariasi yaitu mulai pemberlakuan tanggap darurat terhitung mulai tanggal 28 November 2025 sampai dengan pemnberlakuan perpanjangan tanggap darurat ke tiga (08 Januari 2026).

Dalam memberi dukungan operasional untuk relawan tanggap darurat bencana di Aceh pihak BPBA berpedoman pada standar biaya yang ditetapkan oleh BNPB, yaitu uang lelah Rp. 120.000/orang/hari,- dan uang makan Rp. 45.000/orang/hari.

Proses pembayaran dukungan operasional untuk para relawan dilakukan secara non tunai (Cash Management System). Atau tidak ada satu relawan pun yang dibayar secara cash.

Berdasarkan data dari bendahara pengeluaran BPBA per tanggal 31 Desember 2025 dapat dijelaskan bahwa, telah dilakukan CMS ke rekening masing – masing relawan sejumlah Rp2, 15 miliar untuk dukungan uang lelah dan untuk dukungan uang makan sebesar Rp 907.380.000.

Sehingga total dana yang telah di CMS adalah Rp3,06 miliar  (51,93 persen) dari total BTT yang disediakan. Selebihnya atau Rp2, 83 miliar  (48,07 persen) telah disetor ke kas daerah Aceh pada 31 Desember 2025, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. //Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button