SDMT Digelar, BNPB Latih Kalaksa BPBD Se-Indonesia
Banda Aceh (Aentenews) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, membuka kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT) atau pelatihan penanggulangan bencana bagi kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi, kabupaten dan kota di Pusdiklat PB, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Senin (4/5/2025),
Kepala BNPB Suharyanto dalam arahannya menyampaikan, hampir di setiap kejadian bencana, pejabat-pejabat BNPB langsung hadir di lokasi bencana, salah satunya penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Ini menandakan meskipun memiliki jabatan, namun ketika terjadi bencana harus segera turun untuk melakukan penanganan.
“Hampir seluruh pejabat di BNPB, diterjunkan untuk penanganan bencana di Sumatra. Tidak hanya di pejabat bidang kedaruratan, sampai saat ini masih mendampingi pemerintah daerah,” tutur Kepala BNPB.
Artinya, kata Suharyanto, walaupun pejabat, namun ketika terjadi bencana harus terjun ke lokasi bencana. Mendampingi masyarakat dan mendampingi pemerintah daerah.
Adanya pelatihan SDMT, diharapkan para Kalaksa dapat bertukar pengalaman dan pembelajaran atas penanganan yang telah dilakukan pada daerahnya masing-masing.
“Belajar dari penanganan bencana yang pernah terjadi. Bagi kalaksa agar dapat berbagi pengalaman dengan rekan-rekannya. Kita semua adalah teman seperjuangan dalam penanggulangan bencana,” ucap Suharyanto.
Ia menambahkan, pada SDMT kali ini lebih banyak diberikan pembelajaran dari bencana – bencana yang telah terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
Menutup arahannya, Kepala BNPB mengimbau agar para Kalaksa dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya dan diharapkan dapat memberikan yang terbaik untuk membantu masyarakat di daerahnya.
“Ketika nanti kembali, mari kita sama-sama berusaha semaksimal mungkin, berusaha sebaik-baiknya, apabila terjadi bencana di wilayah kita, kita yg terdepan untuk membantu warga,” tutupnya.
Sementara, peserta SDMT Kalaksa BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara menyampaikan bahwa, kegiatan ini dijadikan momentum untuk meningkatkan kapasitas dirinya.
Selama 12 hari ke depan, para pimpinan tertinggi di bidang penanggulangan bencana akan diberikan materi dan juga praktik dalam penanganan bencana, antara lain pengenalan sistem penanggulangan bencana, kepemimpinan saat krisis, manajemen informasi dan komunikasi kebencanaan, manajemen rehabilitasi dan rekonstruksi, manajemen pengelolaan logistik dan peralatan, hingga gladi posko.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan para Kalaksa dalam menghadapi bencana dan memperkuat koordinasi antar lembaga dalam penanganan bencana.
Penyelenggaraan tahun ini merupakan gelombang ketiga sejak dihelat pertama kali pada tahun 2024. Sebanyak 68 kepala pelaksana hadir menjadi peserta, pelatihan ini direncanakan berlangsung dari tanggal 4 sampai 16 Mei 2026.
Aentenews by Ampelsa



