TNI Bantu Bongkar Rumah Warga Rusak Tertimbun Longsor di Gayo Lues

Gayo Lues (Aentenews) .– Pasca bencana alam melanda wilayah Kabupaten Gayo Lues pada akhir Desember 2025 lalu, kini banjir dan longsor terulang kembali merendam pemukiman warga dan rumah tertimbun material tanah longsor di Desa Pertik, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Dalam keterangan Danramil 05/Pining, Letda Inf Yusuf di Gayo Lues, Kamis (9/4/2026) mengatakan, bencana banjir dan tanah longsor terjadi setelah debit air sungai meninggi dan meluap menyasar ke pemukiman penduduk.
Banjir diakibatkan volume debit air Sungai Pining dan sungai Pertik, kecamatan Pining meluap. Terdapat sejumlah rumah warga di daerah dataran rendah, sebagai zona merah berpotensi bencana,” terangnya, Rabu (9/4/2026).
Danramil menguraikan, pasca bencana, cuaca ekstrem disertai hujan menyelimuti daerah Kecamatan Pining. Dalam sepekan terakhir ini sudah dua kali terjadi banjir dan tanah longsor yang memperparah kondisi masyarakat.
Salah seorang korban bencana, Kamsiah di desa Pining itu sudah meninggalkan rumahnya karena tidak layak huni akibat rusak, termasuk beberapa warga lainnya terdampak bencana sambil menunggu bantuan hunian tetap (Huntap).
Dalam situasi tersebut, Personil TNI hadir membantu membongkar rumah milik warga korban bencana dan rumah warga lainnya.
“Personel TNI membantu pembongkaran rumah tidak layak hini itu dan menyelamatkan beberapa material yang dapat dimanfaatkan, sambil menunggu bantuan Hunian Tetap (Huntap) dari pemerintah,” katanya.
Personel TNI Koramil 05/Pining terus memantau perkembangan situasi secara berkala guna memastikan keadaan dan membantu masyarakat kemungkinan terjadi bencana susulan.
Pasca bencana banjir dan longsor 26 November 2025 sekitar Pukul 23.00 Wib malam terjadi bencana banjir dan longsor yang mengakibatkan sejumlah rumah warga di Desa Pertik, Kecamatan Pining, tertimbun tanah dan terendam air.
Belum selesai penanganan bencana pasca banjir 26 November 2025, pada Selasa 31 Maret 2026 sekitar Pukul 22.30 Wib terjadi banjir susulan sehingga memperparah kondisi masyarakat dan beberapa jalan penghubung rusak dan selain berlumpur.
Aentenews by Ampelsa.




