BireuenEkonomi

TNI tuntaskan jembatan Aramco, pulihkan konektivitas daerah pedalaman di Bireuen 

Bireuen (Aentenews) – Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, meresmikan fasilitas penghubung Jembatan Aramco di Desa Kukue, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Kamis (14/5/2026). 

“Pembangunan jembatan ini menjadi solusi nyata dalam memperlancar mobilitas warga dan mendongkrak perekonomian di kawasan pedalaman,” kata Dandim Luthfi Novriadi.

Dandim menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Keberadaan jembatan yang kokoh sangat krusial untuk membuka isolasi geografis dan memperlancar transportasi  logistik warga pedesaan.

“Jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam mendukung kegiatan sehari-hari maupun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Peudada,” ujar Luthfi Novriadi.

Ia juga menambahkan bahwa pengerjaan fasilitas ini melibatkan gotong royong aktif antara personel Kodim 0111/Bireuen dan warga setempat. “Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kunci utama selesainya pembangunan jembatan ini secara cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.  .

Dikatakannya, sebelum adanya Jembatan Aramco, akses transportasi di wilayah tersebut sangat memprihatinkan. Warga kesulitan dan harus menguras tenaga melewati rakit bambu darurat.

Pada kesempatan yang sama, Keuchik Desa Matang Reuleut, Azhar, mengungkapkan rasa syukur atas perubahan besar ini. Sebelumnya, jembatan hanya terbuat dari pohon bambu berlantai pohon kelapa menyulitkan warga membawa hasil panen seperti padi dalam jumlah besar, harus dipikul dan dilansir sedikit demi sedikit.

“Dengan adanya jembatan Aramco yang dibangun TNI ini, kami merasa bahagia. Petani bisa mengangkut hasil panen dengan mudah, dan para petambak bisa langsung akses ke lokasi tambak tanpa kendala. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah mewujudkan impian kami,” ungkap Azhar.

Peresmian jembatan Aramco itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Dandim bersama unsur Muspika Peudada dan tokoh masyarakat disambut antusias. Manfaat jembatan baru ini tidak hanya dirasakan oleh sektor pertanian dan perdagangan, tetapi juga membawa dampak besar bagi dunia pendidikan.

Ucapan senada juga disampaikan, Camat Peudada yang turut hadir memberikan apresiasi mendalam atas rampungnya jembatan ini. “Ini adalah hadiah luar biasa bagi warga kami. Sekarang anak-anak sekolah tidak perlu khawatir lagi saat musim hujan datang,” tambahnya.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button