Tohoku University Jepang riset pengembangan sawit di Nagan Raya

Nagan Raya (Aentenews)– Tim Peneliti Tohoku University Jepang mengunjungi kabupaten Nagan Raya dalam rangka memperkuat kolaborasi riset pengembangan sektor perkebunan berkelanjutan, khusus komoditas kelapa sawit.
Tim peneliti tersebut terdiri atas Dr. Yuta Hara, Assistant Professor Tohoku University, Jepang, dan Dr. Kenji Nagasaka dari Tohoku Professional Agriculture and Forestry University, Jepang.
Kedatangan Tim Peneliti dari Jepang itu disambut Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, di Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Minggu (12/7/2028).
Bupati Keumangan, mengatakan, kedua peneliti akan melakukan riset mengenai keberlanjutan sektor perkebunan. Penelitian ini juga melibatkan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai mitra penelitian.
Dikatakannya, dalam pertemuan tersebut, Dr. Yuta Hara menyampaikan harapannya agar hasil penelitian yang sedang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor perkebunan di Kabupaten Nagan Raya.
“Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi ilmiah yang bermanfaat dalam mendukung pengembangan perkebunan yang lebih produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Nagan Raya,” ujar Dr. Yuta Hara.
Sementara itu, Dr. Kenji Nagasaka mengatakan, Kabupaten Nagan Raya dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki potensi perkebunan yang sangat besar.
“Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu wilayah dengan areal perkebunan terluas di Provinsi Aceh, khususnya untuk komoditas kelapa sawit. Potensi tersebut menjadi alasan utama kami untuk melakukan penelitian di daerah ini,” katanya.
Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tohoku University Jepang beserta seluruh mitra penelitian atas komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan melalui pendekatan ilmiah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Tohoku University Jepang, Universitas Syiah Kuala, BRIN, serta seluruh pihak yang telah memilih Kabupaten Nagan Raya sebagai lokasi penelitian. Kami berharap hasil kajian ini dapat menjadi referensi yang kuat dalam merumuskan kebijakan pengembangan perkebunan yang berkelanjutan,” ujar Bupati
Ia menegaskan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, hingga saat ini masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat Kabupaten Nagan Raya.
Oleh karena itu katanya, pengembangannya harus dilakukan secara terencana, berbasis riset, dan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Sektor perkebunan harus terus menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan kajian dan penelitian secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta berbagai faktor yang memengaruhi keberlanjutan perkebunan,” demikian kata Bupati Teuku Raja Keumangan
Aentenews by Ampelsa.




