Gerakan Mahasiswa Pembela Tanah Aceh membentangkan spanduk dan poster menyuarakan tuntutan saat aksi di kantor Gubernur Aceh, Senin (2/3/2026). Mahasiswa menuntut pemerintah Aceh transparan dan terbuka menyampaikan kepada publik terkait penggunaan anggaran, termasuk dana transfer ke daerah (TKD) senilai 1,6 triliun dalam penanganan hingga pemulihan bencana banjir di Aceh. Aentenews Foto/Ampelsa.
Post Views:65
Gerakan Mahasiswa Pembela Tanah Aceh membentangkan spanduk dan poster menyuarakan tuntutan saat aksi di kantor Gubernur Aceh, Senin (2/3/2026). Mahasiswa menuntut pemerintah Aceh transparan dan terbuka menyampaikan kepada publik terkait penggunaan anggaran, termasuk dana transfer ke daerah (TKD) senilai 1,6 triliun dalam penanganan hingga pemulihan bencana banjir di Aceh. Aentenews Foto/Ampelsa.
Gerakan Mahasiswa Pembela Tanah Aceh membentangkan spanduk dan poster menyuarakan tuntutan saat aksi di kantor Gubernur Aceh, Senin (2/3/2026). Mahasiswa menuntut pemerintah Aceh transparan dan terbuka menyampaikan kepada publik terkait penggunaan anggaran, termasuk dana transfer ke daerah (TKD) senilai 1,6 triliun dalam penanganan hingga pemulihan bencana banjir di Aceh. Aentenews Foto/Ampelsa.
Gerakan Mahasiswa Pembela Tanah Aceh membentangkan spanduk dan poster menyuarakan tuntutan saat aksi di kantor Gubernur Aceh, Senin (2/3/2026). Mahasiswa menuntut pemerintah Aceh transparan dan terbuka menyampaikan kepada publik terkait penggunaan anggaran, termasuk dana transfer ke daerah (TKD) senilai 1,6 triliun dalam penanganan hingga pemulihan bencana banjir di Aceh. Aentenews Foto/Ampelsa.