AcehEkonomiTak Berkategori

Untuk Jatah Dua Bulan, Bulog Aceh salurkan bantuan beras dan minyak goreng 

Banda Aceh (Aentenews) – Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh secara resmi meluncurkan program bantuan pangan periode Februari-Maret 2026 kepada 819.280 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan jumlah total bantuan beras sebanyak 16.385 ton dan minyak goreng sebanyak 3.277.120 liter.

“Bantuan pangan beras dan minyak goreng ini untuk periode Februari-Maret 2026,” kata Pimpinan Wilayah Perul Bulog Kanwil Aceh, Ihsan pada saat peluncuran program pangan untuk masyarakat di Desa Lampuuk, kecamatan Kuta Baro, kabupaten Aceh Besar, Rabu (18/3/2026). 

Pinwil Bulog  Aceh, Ihsan menyatakan, program ini bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok, apalagi dalam momentum mendekati lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Penyaluran bantuan pangan sebagai bentuk komitmen pemerintah  untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga penerima bantuan manfaat.

Perum Bulog Kanwil Aceh menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 16.385 ton untuk alokasi Februari – Maret 2026 yang akan didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat penerima bantuan di berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Selain bantuan beras, pada periode yang sama Bulog juga menyalurkan minyak goreng merek MinyakKita kepada Penerima Bantuan Manfaat (PBM)  dengan total sebanyak 3.277.120 liter (Februari – Maret 2026)

“Penyaluran pangan ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Aceh,” ujar Ihsan.

Pada kesempatan itu, Bulog Aceh juga menyampaikan kondisi terkini stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang berada dalam posisi aman dan dapat dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk seluruh wilayah Aceh, Bulog saat ini memiliki stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) total sebanyak 60.000 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan di Aceh. “Baru saja kita melakukan pengadaan sebanyak 25.000 ton setara beras, meski sebelumnya sempat melepas sebanyak 40.000 ton.

Perum BULOG Kanwil Aceh juga terus melakukan upaya penguatan stok melalui penyerapan gabah kering panen (GKP) dari petani lokal pada musim panen yang saat sedang berlangsung di sejumlah wilayah di Aceh.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button