Aceh

Wagub Aceh sebut peran strategis dayah dalam membangun Aceh

Bireuen (Aentenews) – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhulullah, menegaskan bahwa Dayah (Pondok Pesantren) memiliki peran strategis dalam membangun provinsi di ujung paling barat Indonesia ini.

Pemerintah Aceh terus memperkuat kolaborasi dengan kalangan ulama sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis nilai keislaman, katanya menegaskan di Bireuen, Sabtu.

Hal itu ditegaskan  Fadhlullah, sapaan akrab Dekfad saat bersilaturahmi ke kediaman Tu Amad, putra ulama kharismatik almarhum Abu Tumin Blang Blahdeh, di Kompleks Dayah Madinatuddinah Miftahussalam, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.

Wagub menegaskan bahwa hubungan ulama dan umara merupakan fondasi utama dalam menjaga identitas dan keistimewaan Aceh. Sejak masa kesultanan, kedua unsur tersebut telah berjalan beriringan dan tidak terpisahkan.

“Sejarah Aceh membuktikan, kemajuan peradaban lahir dari sinergi ulama dan umara. Ini adalah kekuatan yang harus terus dijaga dan diperkuat,” ujar Fadhlullah.

Ia menambahkan, dayah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan moral, sosial, dan kultural masyarakat. Karena itu, kolaborasi erat antara pemerintah dan ulama sangat krusial agar pembangunan tetap berlandaskan nilai syariat Islam dan kearifan lokal.

Sementara itu, Tu Amad  menyatakan sikaturrahmi ini sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap ulama dan institusi dayah. Ia berharap komunikasi yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan dampak konkret bagi umat.

Kunjungan di Bireuen ini menjadi cerminan komitmen Pemerintah Aceh dalam merawat hubungan historis ulama dan umara, sekaligus memperkokoh fondasi sosial-keagamaan sebagai arah utama pembangunan daerah.//Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button