Tak Berkategori

Warga korban bencana di Aceh Tamiang butuh dana sewa rumah

Dok Banjir landa Aceh

Banda Aceh (Aentenews) – Warga korban bencana banjir di Aceh Tamiang berharap Pemerintah Pusat segera mencairkan Dana Tunggu Hunia (DTH) untuk bisa digunakan sebagai uang sewa rumah, sehingga tidak terlalu lama di pengungsian.

“Sesuai arahan Mendagri Tito Karnavian, masyarakat yang rumahnya hilang atau rusak berat seharusnya menerima DTH sebagai modal menyewa rumah agar tidak lagi bertahan di tenda pengungsian. Namun, realita di Aceh Tamiang berbanding terbalik, ” ujar Saiful Alam, warga korban bencana di Aceh Tamiang saat dikonfirmasi dari Banda Aceh, Rabu.

Saiful Alam yang juga mantan Datok Penghulu Kampung Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru itu mengutarakan kekecewaanya  terhadap lambatnya respons pemerintah daerah.

Ia menilai, ketidakjelasan informasi membuat masyarakat merasa berharap dan menanti  tanpa kepastian.

“Kita dengar daerah lain di Aceh sudah ada yang cair, seperti uang tunggu hunian. Tapi di Aceh Tamiang, sampai sekarang belum ada uang apapun yang dicairkan,” keluh Saiful Alam.

Dipihak lain ia menjelaskan meski pendataan kerusakan diklaim sedang berjalan, warga merasa proses ini terlalu lambat mengingat kebutuhan mendesak menyambut Ramadhan.

Selain itu, Saiful menilai Pemkab Aceh Tamiang kurang memberikan penjelasan publik, sehingga memicu keresahan dan spekulasi di tengah masyarakat.

Masyarakat mendesak instansi terkait untuk segera melakukan validasi data yang transparan dan memberikan kepastian  pencairan DTH.

Warga berharap tidak menjalani ibadah puasa di bawah tenda darurat atau dalam kondisi ekonomi yang tercekik akibat rumah dan tempat  usaha yang hancur.//Redaksi//Wirajaya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button