EkonomiSabang

Warga Kota “wisata” Sabang antusias beli sembako di pasar murah

Sabang (Aentenews) – Pemerintah Kota (Pemko) Sabang menggelar pasar murah di sejumlah lokasi selama tiga hari (8-10/10) untuk membantu warga kota wisata itu mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasar umum.

Pasar murah digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Sabang di tiga titik lokasi, yaitu Gampong Balohan di Kecamatan Sukajaya, Gampong Cot Damar di Kecamatan Sukamakmue, dan Gampong Kuta Ateuh di Kecamatan Sukakarya.

Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus saat meninjau pasar murah di halaman Meunasah Jurong Cot Damar, Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kamis (9/10), mengatakan pasar murah bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, sekaligus bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan kenduri Maulid Nabi.

“Pemerintah terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Program pasar murah ini bukan hanya soal harga, tapi tentang bagaimana pemerintah memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi dengan baik,” ujar Suradji.

Kepada Wakil Wali Kota Sabang, warga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu, terutama dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan bahan pokok memperingati Maulid Nabi.

“Kita berharap pasar murah ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan ekonomi masyarakat Sabang, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga kesejahteraan dan stabilitas harga di tingkat lokal,” harap Suradji.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Sabang, Ismail, menjelaskan program pasar murah ini didukung dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dengan total subsidi mencapai Rp156,5 juta. Bantuan tersebut digunakan untuk empat jenis bahan pokok utama, yakni beras 22.000 kilogram, gula pasir 3.150 kilogram, minyak goreng 3.150 liter, dan telur ayam 1.500 lempeng.

Setiap lokasi menyediakan paket sembako senilai Rp224.000 yang berisi empat bahan pokok utama. Setelah disubsidi, masing-masing komoditi dapat dibeli dengan harga terjangkau, yakni beras seharga Rp115.000 per 10 kilogram, gula pasir Rp28.000 per 2 kilogram, minyak goreng Rp36.000 per 2 liter, dan telur ayam Rp45.000 per lempeng.

Ke depan, Pemerintah Kota Sabang berencana melanjutkan program serupa menjelang Natal dan Tahun Baru, sebagai upaya menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak pagi. Ini membuktikan bahwa pasar murah sangat membantu warga. Pemerintah hadir untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga di pasaran,” tutupnya.

Pewarta Kota Sabang: Arwella

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button