Aceh

Catat, tujuan Pekan Kreativitas Santri di Dayah Perbatasan

Banda Aceh (Aentenews) – Setelah enam tahun vakum sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, kini Pekan Kreativitas Santri kembali diselenggarakan di Dayah Perbatasan Darul Amin, Desa Tanoh Alas, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, dan berlangsung empat hari sejak 14 Oktober 2025.

Pekan Kreativitas Santri ini diselenggarakan kerja sama Dinas Pendidikan Dayah Aceh melalui UPTD Pengelolaan Dayah Perbatasan dan Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Pagar Air Banda Aceh.

Kepala UPTD Pengelolaan Dayah Perbatasan dan MUQ Pagar Air Sufriadi ST di Aceh Tenggara, Kamis, menjelaskan Pekan Kreativitas Santri merupakan ajang penting dalam membangun karakter, kreativitas, dan nilai ukhuwah di kalangan santri.

“Pekan Kreativitas Santri ini bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana pembinaan dan penguatan karakter. Melalui kegiatan ini, kita ingin melahirkan santri yang unggul dalam ilmu, mulia dalam akhlak, dan kreatif dalam berkarya,” ujarnya menambahkan.

Sufriadi juga menambahkan kegiatan ini sekaligus menegaskan peran dayah sebagai pusat peradaban Islam dan sumber lahirnya generasi berilmu dan berakhlak.

Pemerintah Aceh, katanya, berkomitmen mendukung setiap upaya peningkatan mutu pendidikan dayah, termasuk perhatian khusus kepada Dayah Perbatasan yang berfungsi sebagai benteng akidah dan moral di wilayah Aceh terluar.

“Santri di era digital harus mampu menguasai literasi luas, teknologi, dan berpikir kreatif, namun tetap berpegang pada nilai-nilai Islam. Kami berharap para santri yang ikut dalam ajang ini mampu menjadi pelopor kebangkitan peradaban Islam di masa depan,” kata dia.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat ukhuwah. Para santri dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Ketua Panitia Penyelenggara, Martunis mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini mulai dari jajaran Dinas Pendidikan Dayah Aceh, para pimpinan dayah, hingga dewan guru dan para peserta.

“Semoga Pekan Kreativitas Santri menjadi momentum memperkuat ukhuwah, membangun semangat berkarya, dan melahirkan generasi santri yang siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan peradaban Islam,” ujarnya.

Untuk menjamin kualitas penilaian, panitia menghadirkan dewan hakim yang berpengalaman di berbagai ajang keagamaan, termasuk di tingkat provinsi, masing-masing Tgk. Marbawi, SH (Koordinator), Dr. H. Abdul Syukur, M.Ag, Dr. Mujtahid Alhafizh, MA, Dr. Teuku Zulkhairi, MA, Tgk. Aiyub Bardan, Lc., MA, Tgk. Nazaruddin, M.Sos, Tgk. H. Hasanuddin, M.Ed, Tgk. Suhaimi M. Nur, S.Pd, Tgk. Ihsan, S.Sos., M.Sos, dan Tgk. Fauzi Rizal, SH.//Redaksi

Rilis

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button