Aceh Barat

Magang nasional Kemnaker di Lapas Meulaboh, begini respon Kalapas

Meulaboh (Aentenews) – Lapas Kelas IIB Meulaboh di Kabupaten Aceh Barat menyambut sejumlah peserta magang nasional Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dan kegiatan tersebut akan dijalani selama enam bulan kedepan.

Kepala Lapas Meulaboh, Tendi Kustendi di Meulaboh, Senin, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kehadiran peserta yang sebagian besar merupakan lulusan baru dan baru pertama kali memasuki lingkungan Lembaga Pemasyarakatan.

Kesempatan mengikuti program magang nasional ini merupakan langkah awal yang strategis untuk mengasah kompetensi serta menyiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Kalapas menekankan ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan merupakan pondasi penting untuk menapaki karir profesional. Program magang nasional Kemnaker merupakan fasilitas yang sangat membantu lulusan baru dalam mempertemukan teori akademik dengan praktik lapangan.

“Saat ini peluang bekerja di sektor pemerintahan sangat terbuka lebar. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh, dengan semangat tinggi dan niat yang tulus,” ujarnya.

Lebih jauh, Tendi menjelaskan kenyamanan dalam bekerja tidak hanya ditentukan oleh lingkungan, tetapi terutama niat dan kesiapan individu. Seseorang yang bekerja dengan niat baik, ketulusan, dan semangat akan mampu beradaptasi dan merasa nyaman di mana pun ia ditempatkan.

Hal ini sangat penting bagi para peserta magang yang baru memasuki dunia kerja dan berasal dari latar belakang daerah serta pendidikan yang berbeda-beda.

Kalapas juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti seluruh kegiatan, aturan, dan arahan yang diberikan selama masa magang.

Ia memahami bahwa transisi dari dunia kampus ke dunia kerja sering kali menimbulkan kekhawatiran, namun menurutnya, tantangan yang dihadapi saat bekerja justru jauh lebih sederhana dibandingkan proses panjang menyelesaikan kuliah dan skripsi.

“Selama memiliki kemauan kuat, kalian pasti mampu menyesuaikan diri. Kunci keberhasilan selalu ada pada diri sendiri,” tegasnya.

Sebagai generasi muda yang masih segar dengan ilmu dan energi, peserta magang disebut memiliki potensi luar biasa untuk memberikan kontribusi positif dalam berbagai aspek pelayanan pemasyarakatan, mulai dari administrasi, pembinaan, hingga perawatan warga binaan.

Kalapas berharap kehadiran peserta magang membawa ide-ide baru yang bermanfaat bagi organisasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan Lapas Meulaboh.

Program magang ini merupakan inisiatif pemerintah yang dirancang untuk lulusan baru diploma dan sarjana (maksimal lulus satu tahun) guna memperkuat kompetensi kerja, memberikan pengalaman langsung, dan menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Saya percaya tidak ada pekerjaan yang terlalu sulit jika kita memiliki tekad dan kemauan beradaptasi. Jadikan pengalaman ini sebagai langkah besar menuju masa depan kalian,” pesan Kalapas.// RIO

.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button