Aceh Barat

Begini permintaan Bupati Aceh Barat ke BUMD

Meulaboh (Aentenews) – Bupati Aceh Barat Tarmizi, meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat agar lebih profesional, produktif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.


“Pelantikan Direktur Utama PT Pakat Beusaree  hari ini merupakan upaya restrukturisasi guna mendorong peningkatan tata kelola dan optimalisasi kinerja organ BUMD,” katanya di Meulaboh, Senin.


Saat melantik Direktur Utama PT Pakat Beusaree (Perseroda), ia menyebut pejabat direktur utama yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka dan transparan oleh panitia, sehingga diyakini memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi untuk membawa perusahaan daerah tersebut ke arah yang lebih maju.


“Kami meyakini dengan keahlian, dedikasi, dan integritas yang dimiliki, Direktur Utama yang baru mampu membawa BUMD ini terus berkembang serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.


Namun demikian, Bupati Tarmizi mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi Aceh Barat saat ini tidak ringan. Kondisi efisiensi anggaran yang berlangsung sejak 2025 hingga 2026, ditambah defisit anggaran daerah yang mencapai Rp61 miliar, menuntut pemerintah untuk lebih kreatif dalam menggali potensi sumber pendapatan baru.


Ia menyoroti kondisi dana desa yang mengalami pemangkasan signifikan. Jika sebelumnya setiap desa menerima anggaran sekitar Rp1 miliar, kini jumlahnya tersisa sekitar Rp300 juta lebih per desa.


“Tidak hanya efisiensi, tetapi kita juga menghadapi defisit. Karena itu, daerah harus mampu menggali potensi pendapatan baru dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya.


Salah satu strategi yang telah dilakukan pemerintah daerah adalah memperkuat komunikasi dengan perusahaan-perusahaan guna mendorong dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurutnya, berbagai program pembangunan di Aceh Barat sejauh ini telah banyak terbantu melalui pemanfaatan dana CSR.


Kepada direksi PT Pakat Beusaree, Bupati meminta agar segera melakukan pemetaan kondisi dan permasalahan perusahaan serta membangun koordinasi yang solid dengan seluruh jajaran untuk melahirkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan performa perusahaan.


“Direksi harus bekerja dengan target yang jelas, terukur, dan berorientasi hasil. Bangun tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menciptakan peluang usaha baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” tegasnya.


Tarmizi berharap PT Pakat Beusaree mampu mengambil peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah, pembuka lapangan kerja, mitra petani dan nelayan, sekaligus penguat UMKM lokal di Aceh Barat.


“Jika ini dijalankan dengan baik, maka PT Pakat Beusaree akan menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Barat dan contoh terbaik BUMD inovatif di tingkat nasional,” pungkasnya.//Aentenews by RIO


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button