Kemensos serahkan bantuan logistik penanganan banjir Aceh, segini nilainya

Banda Aceh (Aentenews) – Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyerahkan bantuan logistik penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Aceh
Gubernur Aceh Muzakir Manaf menerima bantuan logistik penanganan bencana senilai Rp9 miliar yang diserahkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Selasa.
Bantuan logistik yang diterima Pemerintah Aceh tersebut diangkut menggunakan 24 unit truk dan diperuntukkan bagi penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Bantuan itu terdiri atas makanan siap saji, tenda keluarga, kasur, tenda serba guna, tenda gulung, selimut, perlengkapan keluarga dan anak, pakaian anak, lampu darurat, tenda induk, hingga toilet portabel.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sapaan akrab Mualem menyatakan terimakasih atas perhatian serta dukungan pemerintah pusat. Bantuan tersebut sangat membantu Pemerintah Aceh dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
“Prinsipnya, kalau beberapa titik kebutuhan sembako sudah memadai, kita fokus kepada pengungsi yang belum menerima bantuan. Alhamdulillah, ke depan bisa kita tingkatkan,” kata Mualem.
Mualem juga menegaskan Pemerintah Aceh tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan dalam menerima bantuan, termasuk bantuan dari berbagai pihak. Banyak bantuan dan donasi yang datang secara tulus dari luar daerah bahkan luar negeri untuk masyarakat Aceh.
“Kita ini banyak menerima donasi dari luar. Mereka datang dengan tulus mengantar bantuan. Prinsip saya, selama untuk kemanusiaan tidak ada masalah, sepanjang tidak bertentangan dengan kebijakan dan prinsip Pemerintah Pusat,” kata Mualem.
Sementara itu Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan bantuan senilai Rp9 miliar ini merupakan bagian dari dukungan Kemensos untuk Aceh yang secara keseluruhan telah mencapai Rp46 miliar selama masa tanggap darurat bencana.
“Kami terus memberikan dukungan logistik dalam penanggulangan bencana banjir dan longsor di Aceh, sebagai tindak lanjut dari bantuan-bantuan sebelumnya yang telah kami kirimkan ke seluruh kabupaten dan kota di Aceh,” kata Saifullah Yusuf.
Selama dua minggu terakhir Kemensos telah menyelenggarakan dapur umum di 21 titik di Aceh, bekerja sama dengan Dinas Sosial provinsi dan kabupaten kota serta didukung BNPB. Dapur umum tersebut sempat melayani hingga 100 ribu porsi makanan per hari dan beroperasi sampai 9 Desember.
“Hingga saat ini masih tersisa 14 dapur umum yang beroperasi dengan kapasitas sekitar 85 ribu porsi per hari,” ujar Mensos.// Redaksi.



