Aceh

Rp153,3 triliun rehab dan rekon Aceh akibat bencana hidrometeorologi

Banda Aceh (Aentenews) – Pemerintah menyebutkan butuh anggaran  senilai Rp153, 3 triliun untuk mendanai rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab/rekon) di daerah terdampak bencana hidrometeorologi, akhir November 2025.

Dari dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), maka dibutuhkan  anggaran Rp. 153,3 triliun, kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA dan diterima di Banda Aceh, Senin.

Dimana berdasarkan rekapitulasi ; Kewenangan K/L (pusat) Rp 41,8 triliun, Kewenangan Aceh Rp22 triliun, Kewenangan Kab/Kota Rp60,43 triliun dan Kewenangan masyarakat dan dunia usaha Rp29 triliun.

Jubir menjelaskan bahwa  R3P yang disahkan gubernur dan memuat semua data kerusakan, kerugian dan rencana pemulihan menyeluruh pascabencana yang diajukan dan disampaikan oleh semua level kewenangan (K/L (pusat), Provinsi Aceh dan Kab/kota).

Secara khusus tim Bappenas RI sudah ke Aceh melakukan Rakor dengan Tim Pemerintah Aceh dalam rangka penyelarasan dokumen R3P.

Sejak dokumen R3P diterima, jelas Muhammad saat ini BNPB melakukan verifikasi seluruh dokumen dan kemudian akan melakukan verifikasi faktual ke lapangan (kab/kota) berdasarkan  R3P yg kita sampaikan.

“Setelah verifikasi faktual dilakukan, BNPB akan meneruskan kepada Bappenas RI dalam rangka persiapan Rehab-Rekon pascabencana, ” kaata Jubir menjelaskan.

Jubir menyatakan, berbagai langkah pemulihan masih terus dilakukan oleh pemerintah, dari berbagai kesempatan Gubernur selalu berharap agar semua komponen untuk terus bersatu demi Aceh lebih baik, bangkit dari bencana ini. //Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button