Banda Aceh (Aentenews) – Pemerintah Aceh menggelar Pasar Murah serentak dengan menyediakan sebanyak 552 ton pangan subsidi dan ditambah sebanyak 34.500 papan terlur ayam guna memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriyah,
‘Tujuan pasar murah ini, untuk memastikan ketersediaan pangan yang harganya terjangkau oleh masyarakat, “ kata Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Banda Aceh, Rabu (11/2/2026).
Hal tersebut disampaikan Gubernur Muzakir Manaf sehubungan masyarakat Aceh akan menyambut bulan suci Ramadhan dan sebagai respon cepat pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan pangan murah.
Muzakir Manaf menginstruksikan pelaksanaan Pasar Murah secara serentak di 23 Kabupaten/Kota di seluruh Aceh. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok
Kegiatan Pasar Murah yang akan berlangsung pada 14 hingga 16 Februari 2026 tersebut, juga bertujuan menjaga stabilitas harga pangan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa wilayah di provinsi Aceh.
“Menjelang Bulan Suci Ramadhan ini, pemerintah ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan bahan pokok karena lonjakan harga dan kelangkaan barang,” katanya.
Ia menambahkan, bahwa subsidi yang diberikan pemerintah cukup signifikan untuk menjaga daya beli masyarakat dan secara ekonomi terbantu dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
Pemerintah, katanya telah menyiapkan subsidi yang besar, mulai dari beras, gula, hingga telur ayam. “Saya minta tim di lapangan memastikan distribusi ini tepat sasaran di 69 titik lokasi di seluruh Aceh,” katanya.
Adapun jenis komoditas pangan yang akan digelar di pasar murah itu, terdiri dari beras premium sebanyak 414 ton dengan harga subsidi Rp 5.000 per kilogram dan gula pasir sebanyak 69 ton dengan harga subsidi Rp 6.000 per kilogram, minyak goreng sebanyak 69 ton dengan harga subsidi Rp 6.000 per liter dan telur ayam sebanyak 34.500 papan dengan harga subsidi Rp15.000 per papan.
“Saya minta Disperindag Aceh agar mengawal ketat pendistribusian ini hingga ke titik-titik lokasi. Jangan sampai ada kendala di lapangan dan pastikan stok tersedia tepat waktu dan kualitas barang tetap terjaga,” katanya Muzakir Manaf.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Mari kita jaga stabilitas pangan dan distribusi ini bersama-sama agar kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Aceh dapat terjamin selama bulan Ramadhan.
Aentenews by Ampelsa




