NGO internasional diberi ruang bantu pemulihan Aceh pascabencana
Banda Aceh (Aentenews) – Juru bicara (Jubir) Pemerintah Aceh Muhammad MTA menegaskan pemerintah memberi peluang masuknya NGO internasional untuk membantu pemulihan Aceh pascabencana.
Pihak NGO’s Internasional atau sejenisnya bisa memberikan bantuan dalam upaya pemulihan Aceh pasca bencana. Namun mereka tentu harus melaporkan kepada BNPB dan BPBA, katanya di Banda Aceh, Senin.
“Konfirmasi kami dengan pihak Kemendagri, bantuan internasional yang bersifat Non-Goverment to Goverment selama ini dibenarkan. Namun bantuan Goverment to Goverment atau antar pemerintah belum ada arahan, ” tegasnya.
Terkait bantuan barang atau logistik mengikuti aturan pelaporan instansi kebencanaan, tegas Muhhammad MTA.
Terkait program pemulihan nantinya akan dikomunikasikan dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh karena disesuaikan dengan R3P yang akan disusun oleh Pemerintah Aceh di bawah supervisi Pemerintah Pusat.
Ia juga menyebutkan berbagai langkah pemulihan pasca bencana terus dilakukan, Gubernur sendiri mengoptimalkan kunjungan langsung ke daerah-daerah terdampak untuk dapat langsung mengambil langkah strategis dan terpadu penanganan pemulihan pasca bencana.
Gubernur, ujar Muhammad MTA selalu berharap, agar semua kita dengan berbagai kelebihan dan kekurangan untuk selalu bersatu demi percepatan pemulihan ini.//Redaksi.




