AcehEkonomi

Optimalisasi 450 ha sawah rusak terdampak bencana di Gayo Lues 

Foto Ilustrasi : Foto udara lahan sawah rusak terdampak bencana banjir di kabupaten Aceh Utara. Aentenews Foto/Ampelsa.

Gayo Lues  (Aentenews) – Seluas 450 hektare lahan sawah yang mengalami rusak sedang akibat bencana banjir akan direhabilitasi di kabupaten Gayo Lues, provinsi Aceh  dan ditargetkan sudah dapat difungsikan atau berproduktif pada tahun 2026.

Pemerintah kabupupaten Gayo Lues mengatakan pengerjaan lahan sawah rusak ringan dalam proses optimalisasi sudah mencapai 98 persen dan akan dilanjutkan pengerjaan pada Lahan sawah rusak sedang. 

“Perbaikan lahan pertanian rusak sedang ini mungkin akan dilaksanakan pada tahun ini juga, dimana kita sudah membuat data dan dikirimkan ke pemerintah pusat maupun provinsi, semua kita laporkan juga,” kata Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues, Abdul Hakim, Senin (10/8/2026). 

Adlu Hakim mengatakan, total luas lahan sawah yang mengalami kerusakan dampak bencana alam akhir tahun 2025 mencapai 1.871 hektare. Ada tiga kecamatan yang persawahannya mengalami kerusakan berat yaitu Kecamatan Dabun Gelang, Kecamatan Tripe Jaya dan Kecamatan Rikit Gaib di kabupaten Gayo Lues tersebut.

“Untuk teknis pengerjaannya, kita nanti kirim data dan tim Studi Identifikasi dan Desain (SID) yang akan turun ke lapangan menentukan skema pengerjaannya. Itu kita serahkan ke ahlinya bekerjasama dengan konsultan Aceh serta melibatkan perguruan tinggi ,” Jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pengerjaan optimalisasi lahan persawahan tersebut juga melibatkan gabungan kelompok tani di desa tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Tanaman Pangan,  Selamat, optimalisasi lahan persawahan yang rusak ringan selama ini dikerjakan oleh kelompok tani di desa masing-masing.

“Anggaran untuk perbaikan juga langsung di transfer oleh Kementerian Pertanian ke kelompok tani tersebut, sementara Dinas Pertanian hanya bertugas melakukan monitoring dan evaluasi di lapangan serta menyampaikan laporan ke atasan baik itu daerah, provinsi maupun pusat,” demikian katanya.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button