AcehNasional

Prediksi musim kemarau lebih panjang,  waspada dampaknya

Banda Aceh (Aentenews) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan dari hasil pemantauan dan analisis terkini, fenomena La Nina lemah sejak Oktober 2025 telah berakhir pada Februari 2026 dan beberapa wilayah Indonesia secara klimatologis akan memasuki kemarau pada Maret-April 2026.

“Perlu dicatat , bahwa musim kemarau tahun 2026 lebih awal atau maju di tahun 2026 akan lebih panjang  dari normalnya,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam konprensi pers yang ditayangkan kanal Youtube BMKG, Rabu (4/3/2026).

Teuku Faisal Fathani, menyatakan durasi musim kemarau tahun 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi lebih panjang, yaitu di 400 Zona Musim (ZOM) atau 57,2% dari keseluruhan Zona Musim (ZOM) di Indonesia.

Ia mengingatkan, informasi musim kemarau 2026 ini dapat sebagai dasar dalam mempersiapkan perencanaan dan langkah mitigasi dan antisipasi dari pihak pemerintah atas terdampak iklim.

Wilayah yang diprediksi masuk musim kemarau pada bulan April 2026 terjadi di 114 ZOM atau sekitar 16,3% dari seluruh 699 ZOM yang ada di Indonesia dan pada bulan Mei 2026 ada 184 ZOM atau 26,3% dari ZOM serta Juni 2026 ada 163 ZOM atau 23,3% dari total wilayah Indonesia.

Sementara, perbandingan awal musim kemarau sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi datang lebih awal atau maju. Yaitu di 325 Zona Musim (ZOM) atau 46,5% dari keseluruhan Zona Musim. Dan ada yang memprediksi datangnya sama dari normalnya. Yaitu di 173 ZOM Indonesia atau 23,7%,” tambahnya.

“Jika dibandingkan puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi terjadi lebih awal atau maju. Yaitu di 410 Zona Musim atau 58,7% dari keseluruhan Zona Musim di Indonesia. Hingga yang diprediksi puncak musim kemarau datangnya sama dengan normalnya di 142 Zona Musim atau 20,3% dari keseluruhan,” demikian kata Kepala BMKG, Faisal.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button