Sepakbola: Liga 4 Aceh digelar di Aceh Barat, ini pesan bupati
Meulaboh (Aentenews) – Bupati Aceh Barat Tarmizi menyatakan digelarnya Liga 4 Aceh musim 2025–2026 sebagai pondasi penting dalam melahirkan pemain-pemain muda berkualitas, terutama di daerah tempat lahirnya Pahlawan Nasional Teuku Umar Djohan Pahlawan.
“Ke depan Aceh Barat harus melahirkan pemain-pemain hebat. Melalui Persabar, kita berharap ada putra-putra terbaik yang mampu tampil di level provinsi hingga nasional,” kata Tarmizi.
Di Meulaboh, Ahad, bupati didampingi Wabup Said Fadhiel membuka Open Ceremony Liga 4 Aceh musim 2025–2026 yang digelar di Lapangan Sepakbola Cot Darat, Kecamatan Samatiga.
Bupati Tarmizi mengungkapkan rasa syukur karena Aceh Barat dipercaya menjadi satu dari empat tuan rumah Liga 4 Aceh musim ini, bersama tiga kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh.
Bupati mengajak seluruh masyarakat dan peserta kompetisi untuk menjaga nama baik daerah. “Mari jalani kompetisi ini dengan hati gembira, tetap tertib, dan menjaga wajah Aceh Barat. Kita akan menerima tamu dari berbagai kabupaten/kota, bahkan dari luar Aceh Barat,” katanya.
Bupati Tarmizi juga menyerahkan celana legging kepada perwakilan klub dan Wakil Ketua Asprov PSSI Aceh sebagai dukungan terhadap pelaksanaan syariat Islam dalam dunia olahraga.
Sedangkan Ketua Harian Persabar, Zulkifli Andi Govi, menyampaikan timnya menargetkan lolos ke babak 4 besar dan telah melakukan persiapan maksimal. Masyarakat juga diajak untuk turun ke lapangan memberikan dukungan penuh kepada Persabar.
“Kami mengajak masyarakat Aceh Barat untuk hadir, menyaksikan, dan memberikan dukungan langsung kepada Persabar. Dukungan publik adalah semangat terbesar bagi para pemain,” ujar Zulkifli.
Disisi lain, Wakil Ketua Asprov PSSI Aceh Irvansyah menyatakan bahwa Liga 4 bukan hanya ajang pertandingan, tetapi panggung kebangkitan sepak bola Aceh.
“Setelah sekian lama, sepak bola Aceh mulai menemukan kembali kebangkitannya. Grup B yang berisi Persabar selaku tuan rumah, PS Aceh Singkil, Persas Sabang, dan Bintang Aceh adalah panggung emas untuk bakat-bakat muda bersinar,” ujarnya optimis.
Ia juga berharap Pemkab Aceh Barat bersama Askab PSSI dan KONI Aceh Barat dapat lebih berinvestasi pada pengembangan SDM sepak bola, termasuk memberikan subsidi atau bahkan akses gratis untuk lisensi pelatih di berbagai jenjang.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh pemerintah, Liga 4 Aceh di Aceh Barat diharapkan menjadi batu loncatan penting bagi lahirnya generasi emas sepak bola masa depan, tandasnya. // RIO




