
Perwakilan pengajar Al Quran menerima bantuan paket daging kurban dari panitia kurban 1447 Hijriah Yayasan Al Ghozy Muslimah Center (AMC), di Kota Bogor, Jawa Barat, pada hari “Tasyrik” terakhir Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sabtu (30/5) 2026. FOTO: HO-Yayasan AMC
Bogor (Aentenews) – Yayasan Al Ghozy Muslimah Center (AMC), organisasi muslimah profesional yang berpusat di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/5), menyalurkan 1.200 paket daging kurban kepada para pengajar Al-Qur’an, di wilayah kota maupun Kabupaten Bogor.
Penyaluran bantuan paket daging kurban itu mengusung misi “Rahmatan lil ‘Alamin”, pada hari “Tasyrik” terakhir Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.Penerima manfaat bantuan itu terdiri dari pengajar Al-Qur’an di wilayah Bogor, peserta Tahsin Al Ghozy (TAG) yang membutuhkan, pondok pesantren, marbot masjid tempat belajar, serta warga sekitar tanah wakaf gedung AMC.
.
“Alhamdulillah atas izin Allah SWT, kegiatan kurban hari ini berjalan lancar. Proses penyembelihan hingga distribusi dilaksanakan sesuai syariat Islam dengan memperhatikan aspek amanah, higienis, dan tepat sasaran,” kata Ketua Panitia Qurban 1447 Hijriah, Yayasan AMC, Milka Malia di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/5),
Ia menjelaskan fokus penyaluran adalah para pengajar Al-Qur’an sebagai garda terdepan dalam menjaga ilmu Allah SWT dan memakmurkan masjid, serta lingkungan terdekat yayasan..
Pada Idul Adha 1447 Hijriah, kata dia, Yayasan AMC kembali melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban pada hari Sabtu, 30 Mei 2026 bertempat di Rumah Potong Hewan (RPH) UPTD Bubulak, Kota Bogor.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan AMC sebagai wujud pelaksanaan syariat Islam sekaligus bentuk perhatian kepada para pengajar Al-Qur’an di wilayah Bogor.
Dijelaskannya bahwa panitia kurban menerima amanah sebanyak 21 ekor sapi dari 147 orang shohibul kurban (pekurban).
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan ketakwaan kepada Allah Azza wa Jalla serta mempererat ukhuwah islamiyah.
“ Fokus penyaluran kami adalah para pengajar Al-Qur’an sebagai garda terdepan dalam menjaga ilmu Allah dan memakmurkan masjid, serta lingkungan terdekat yayasan,” kata Milka Malia.
Apresiasi Penerima Manfaat
Program penyaluran daging kurban ini mendapat tanggapan positif dari para penerima. Salah satu peserta Tahsin Al Ghozy (TAG), Sumi Yati, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan AMC kepada para pejuang Al-Qur’an.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain pembinaan ilmu, AMC juga senantiasa memperhatikan kebutuhan kami. Semoga menjadi penyemangat dalam belajar dan mengajarkan Al Qur’an. Terima kasih kepada para pequrban semoga menjadi pahala disisi Allah.” katanya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ustadzah Suryaningsih, salah seorang pengajar Al Qur’an di Curugmekar Bogor. “Terima kasih atas perhatian Al Ghozy Muslimah Center yang selalu membagikan daging kurban setiap tahun kepada kami. Semoga para pekurban Allah SWT mudahkan rezekinya”, kata Suryaningsih.
Sedangkan Ustadzah Iyus Mulyati dari Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Nurul Inayah di kawasan Semplak, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih atas bantuan kurban itu, yang diterimanya setiap tahun.
“Alhamdulillah terima kasih kepada Yayasan Al Ghozy Mslimah Center atas pemberian daging kurban, yang Insya Allaah sangat bermanfaat buat kami dan Insya Allah membawa berkah buat semuanya,” katanya.
Kebermanfaatan meluas
Ketua Yayasan Al Ghozy Muslimah Center, Ririe Rizal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekurban, panitia, dan relawan atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kepercayaan dan dukungan dari para pequrban serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan kurban pada 2026 ini. Semoga setiap amanah yang dititipkan menjadi keberkahan bagi yang memberi maupun yang menerima,” katanya.
“Kami berharap kebermanfaatan program-program AMC dapat terus meluas, menjangkau lebih banyak masyarakat, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi umat. InsyaAllah, AMC akan terus berupaya menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang tumbuh, menyebar, dan menguatkan ukhuwah di tengah masyarakat,” sebutnya.
Ia menambahkan bahwa sebagai bagian dari pengembangan, AMC saat ini tengah mengoptimalkan pemanfaatan mushola di atas tanah wakaf yang berlokasi di Jalan Pinus, Kampung Jawa, Kecamatan Situ Gede, Kota Bogor.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, khususnya bagi kaum muslimah.
Yayasan Al Ghozy Muslimah Center (AMC) merupakan organisasi muslimah profesional yang mengusung misi Rahmatan lil ‘Alamin. Melalui Divisi Pendidikan, Subdivisi Tahsin Al Ghozy (TAG) saat ini membina lebih dari 2.000 peserta aktif dari dalam dan luar negeri dengan didukung oleh 97 tenaga pengajar.
Sedangkan Subdivisi Kariima membina lebih dari 500 peserta yang terdiri dari muslimah majelis taklim, remaja, dan anak-anak sekolah dasar di wilayah Bogor.
Selain di bidang pendidikan, AMC juga aktif dalam bidang sosial kemasyarakatan, ekonomi, keagamaan, perlindungan muslimah, serta pengembangan dan humas, demikian Ririe Rizal. // Aentenews by Andi.




